Kades Rachman Saleh SE, Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Tahap I Desa Paberasan

Jumat, 11 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Kades Rachman Saleh SE Serahkan Bantuan

Saat Kades Rachman Saleh SE Serahkan Bantuan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk warga Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai dibagikan, salah satunya di Desa Paberasan, Kecamatan kota Sumenep.

Sebanyak 91 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setempat telah menerima bantuan untuk pemulihan ekonomi masyarakat sebagai dampak dari wabah pandemi Covid-19 untuk tahap I periode bulan Januari – Maret tahun 2022 ini.

Pemberian bantuan tersebut diawasi langsung oleh perwakilan kecamatan kota Sumenep, perwakilan dari jajaran polsek Sumenep kota, perwakilan Danramil Sumenep kota, pendamping desa serta perangkat desa beserta jajaran dan tamu undangan.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Binrohtal kepada Tahanan, Penceramah KH Halimi Sebut Hidup di Dunia Menunggu Dua Sholat

Kepala desa Paberasan, Rachman Saleh SE, menyampaikan, untuk tahap pertama ini ada 91 KPM, yang mana 91 KPM tersebut sudah benar-benar tepat sasaran, artinya KPM memang keluarga yang benar-benar membutuhkan bantuan di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Alhamdulilah BLT DD, Tahap I, periode januari-maret 2022 sudah disalurkan kepada penerima manfaat, meskipun secara virtual launchingnya bersama dengan beberapa desa se kabupaten Sumenep yang dibuka langsung oleh Bupati Sumenep,” Jelas Ketua AKD Kecamatan Kota, kamis (10/03/2022).

Baca Juga :  Wabup Nyai Eva Pantau Vaksinasi Pemdes Paberasan

Ditambahkan pula, pihaknya berharap dengan disalurkannya bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa kiranya dapat membantu meringankan beban masyarakat yang penerima manfaat BLT-DD ini dimasa pandemi Covid-19.

“Atas nama pemerintah desa Paberasan, kami berharap, bantuan BLT Desa harus bisa dimanfaatkan dengan baik, karena ini hanya bantuan sementara untuk mengurangi beban kebutuhan masyarakat akibat pandemi covid,”harapnya.

Baca Juga :  Penandatanganan Kerja Sama dengan Dinkes P2KB, Karutan Sumenep : Upaya Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Bagi WBP

Terakhir kepala desa Paberasan Rachman Saleh selalu mengingatkan dan tidak bosan-bosannya selalu berpesan dan menghimbau kepada masyarakat khususnya warga desa Paberasan, untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah.

“Semoga wabah pandemi covid ini cepat berlalu dan masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti semula,”tutur adik kandung Ketua AKD Kabupaten, Miskun Legiyono.(*)

Berita Terkait

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep
Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang
BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura
Humanis dan Sigap, Polwan Polres Sumenep Kawal Kelancaran Sholat Jumat di Sejumlah Masjid
KBS Sumenep Salurkan 55 Nasi Bungturat, Tebar Kepedulian dan Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan
Buka Akses Pendidikan di Balik Jeruji, Rutan Sumenep Gelar Program Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:40 WIB

Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Berita Terbaru

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Bangkalan

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB