Kabaharkam Polri Sebut Polisi RW Praktik Kedekatan Aparat dan Masyarakat di Akar Rumput

- Redaksi

Kamis, 18 Mei 2023 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabaharkam Polri Komjel Pol Dr. H Mohammad Fadil Imran, MSi

Kabaharkam Polri Komjel Pol Dr. H Mohammad Fadil Imran, MSi

JAVANETWORK.CO.ID.DIY – Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si. mengatakan Polisi RW hadir sebagai wujud praktik pemolisian modern yang bermuara dari hulu, yaitu pencegahan kejahatan melalui pendekatan nyata dengan masyarakat.

Menurut Kabaharkam Polri, Polisi RW adalah semua anggota kepolisian yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal, bukan hanya bhabinkamtibmas seorang. Mereka akan menjalankan fungsi polisi RW di tempat mereka tinggal saat ini.

Bila ada anggota yang sedang tugas di lain kota, maka ia akan menjadi polisi RW di tempat tinggal ia bertugas atau berdinas. Para polisi RW diharapkan minimal seminggu sekali, dapat berkomunikasi, menjalin silaturahmi, menjadi kawan, jembatan, komunikator, fasilitator serta tempat curhat bagi warga di sekitar tempat tinggalnya, untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dan ketertiban dalam masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Kapolri, yang menekankan bahwa polisi harus dekat dengan masyakarat dan bersikap humanis. Maka ketika saya diamanahkan memimpikan Jakarta, Saya berupaya menjalankan perintah tersebut melalui beberapa program, yaitu Kampung Tangguh Jaya, Vaksinasi Merdeka, Street Race, Ada Polisi hingga malam pelayanan, ” kata Kabaharkam Polri saat menghadiri apel pembentukan Polisi RW di Polda DIY, Rabu (17/05/2023).

Menurut Kabaharkam Polri dari keseluruhan program tersebut yang menjadikan anggota dekat, kenal bahkan akrab dengan warga, berbagai aksi kejahatan dapat dicegah, bahkan diturunkan angkanya seperti kejahatan jalanan, tawuran hingga mencapai 49 persen.

Baca Juga :  Rencana Larangan Penjualan Rokok Batangan, Presiden : Untuk Kesehatan Masyarakat

“Perjalanan dari pembentukan berbagai program inilah yang kemudian menjadi embrio lahirnya polisi RW di Jakarta, yang kemudian diapresiasi oleh Bapak Kapolri, untuk kemudian secara bertahap dijalankan secara nasional,” ungkap eks Kapolda Metro Jaya itu.

Komjen Pol Fadil menuturkan berbagai penelitian menunjukkan bahwa salah satu praktik pemolisian yang terbukti mampu mengurangi praktik kejahatan, menumbuhkan kepuasan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik pada aparat ialah pemolisian komunitas (Community Policing) yang berorientasi pada kedekatan polisi kepada masyarakat.

Dampak positif dari Best Practices pemolisian komunitas inilah yang nantinya juga akan dirasakan dampaknya di Indonesia, yang kemudian mewujud dalam program polisi RW.

Baca Juga :  Di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Lantik dan Ambil Sumpah Lima Pimpinan Tinggi Pratama

“Bila ditanya, apa itu Polisi RW, maka saya mengawali dengan mengajukan pertanyaan apakah teman-teman selama ini pernah mengenal seorang polisi di lingkungan tempat tinggal teman-teman? Bahkan dekat dan akrab dengan polisi? kalau jawabannya tidak, inilah mengapa Polisi RW perlu kami bentuk. Polisi sebagai bagian dari negara, seyogyanya hadir untuk melihat, mendengar dan melakukan pelayanan yang fokus pada upaya pencegahan kejahatan serta pelanggaran kamtibmas yang terjadi di masyarakat,” imbuhnya.

Komjen Fadil memaparkan proses polisi RW mulai bertugas. Setiap wilayah kata dia, seperti Yogyakarta, Bandung akan melakukan analisa pemetaan secara bertahap yang kemudian memilih kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk ataupun catatan aduan. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU