JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Satlantas Polres Sumenep berhasil mengamankan 17 unit kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong pada hari Sabtu, 23 Desember 2023 malam.
Puluhan motor roda dua tersebut adalah hasil penindakan dari kegiatan balap liar pada malam Minggu di Jalan Raya Lingkar Timur-Lingkar Barat-Lingkar Utara dan Jalan Diponegoro.
Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH melalui Kasi Humas, AKP Widiarti SH mengatakan kegiatan tersebut adalah tindak lanjut dari keluhan masyarakat kepada kepolisian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selain itu untuk memberikan efek jera bagi pelaku balap liar. Dan juga menanggapi keluhan masyarakat kepada kami bahwa sering kali terjadi balapan liar,” kata AKP Widiarti, SH, Minggu (24/12/2023).
Pihaknya sebelumnya sudah menyampaikan kepada para Kepala Desa/Lurah untuk membantu mengantisipasi apabila diwilayahnya terdapat balap liar untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib.
“Karena balap liar tersebut bisa membuat keresahan serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan baik diri sendiri ataupun pengendara lainnya,” ungkap AKP Widi.
Menurutnya ketika ada kegiatan balap liar yang pasti pengendara lain akan terhambat serta akan mengganggu istirahat masyarakat sekitar.
“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban khalayak umum,” pungkasnya.
Sementara itu, Lurah Bangselok M. Fajar Hidayat, SIP, MM, turut serta membantu petugas kepolisian dalam mengamankan wilayahnya dari aksi balapan liar.
Selain itu juga dirinya bersama jajarannya membantu meredam pelaku balapan liar yang mencoba memprovokasi sehingga berhasil diamankan petugas kepolisian.
“Kekompakan adalah kekuatan ketika ada kerja tim dan kolaborasi, hal-hal yang sepertinya tidak mungkin dicapai pasti bisa dicapai,” ucap Lurah Bangselok, M. Fajar Hidayat, SIP, MM.
Oleh karena itu Dirinya berharap dari warga Kelurahan Bangselok untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kita butuh sinergitas dalam hal itu dengan instansi-instansi terkait, khususnya pihak Kepolisian Sumenep dalam rangka menciptakan kondusifitas yang aman,” pungkasnya. (REDJAVA****)








