JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid An Nur Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Senin (02/03/2026) malam. Usai sholat tarawih berjamaah, jajaran petugas dan warga binaan kompak menggelar sholat ghaib untuk almarhum Try Sutrisno, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6.
Lantunan doa menggema di dalam masjid rutan. Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, ratusan tangan terangkat memohon ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT bagi salah satu tokoh militer dan negarawan yang pernah mengemban amanah sebagai orang nomor dua di Indonesia.
Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud empati dan penghormatan atas jasa besar almarhum bagi bangsa dan negara.
“Kami keluarga besar Rutan Sumenep turut berduka cita yang mendalam. Sholat ghaib ini adalah bentuk penghormatan dan doa kami atas pengabdian almarhum Bapak Try Sutrisno kepada Indonesia,” ujar Aditya dalam keterangan tertulis, Selasa (03/03/2026).
Menurutnya, momentum ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. Nilai keteladanan, pengabdian, dan nasionalisme yang diwariskan para tokoh bangsa harus tetap dikenalkan dan ditanamkan, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga belajar tentang nilai kebangsaan dan menghargai jasa para pemimpin bangsa. Dari sini kami tanamkan empati, rasa hormat, dan kesadaran bahwa setiap pengabdian untuk negara adalah hal yang mulia,” tegasnya.
Sholat ghaib berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Doa dipanjatkan agar almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Sumenep menunjukkan bahwa pembinaan tidak hanya menyentuh aspek hukum dan kedisiplinan, tetapi juga sisi kemanusiaan dan spiritualitas membentuk pribadi yang lebih baik, bahkan dari balik jeruji. (REDJAVA****)












