JAVANETWORK CO.ID.SUMENEP – Kepulan asap dan kobaran api yang melanda lahan warga di Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Senin (10/8/2026) sore, memantik respons cepat personel Batalyon Infanteri (Yonif) TP 931/Kj.
Tak ingin api meluas dan membahayakan lingkungan sekitar, sebanyak delapan prajurit Yonif TP 931/Kj bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit kendaraan pemadam kebakaran (Dumkar).
Setibanya di lokasi, personel bersama enam warga sekitar langsung bahu-membahu melakukan pemadaman. Dengan sigap, api yang membakar lahan tersebut ditangani agar tidak menjalar ke area lain.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebersamaan antara prajurit dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi tersebut. Di tengah kondisi yang membutuhkan kecepatan dan kewaspadaan, proses pemadaman berlangsung dengan aman hingga api berhasil dikendalikan.
Secara terpisah, Danyonif TP 931/Kj, Mayor Inf Aditya Danang, menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk membantu mengatasi setiap persoalan yang membutuhkan respons cepat.
“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, prajurit harus hadir dan bergerak cepat. Keselamatan warga serta pencegahan agar kebakaran tidak meluas menjadi perhatian utama kami.” kata Danyonif Mayor Inf Aditya Danang.
Menurut dia, penanganan kebakaran tidak hanya membutuhkan kesiapan personel, tetapi juga kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi di lapangan menjadi salah satu kunci agar kondisi dapat segera dikendalikan.
“Kami mengapresiasi warga yang ikut membantu proses pemadaman. Sinergi antara prajurit dan masyarakat sangat penting, karena penanganan bencana membutuhkan kebersamaan dan kepedulian semua pihak.” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi lingkungan mudah terbakar. Langkah pencegahan dinilai jauh lebih penting sebelum api membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Pencegahan harus menjadi langkah pertama, karena keselamatan lingkungan dan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.” pungkas Mayor Inf Aditya Danang.
Selama proses pemadaman, situasi di lokasi dilaporkan berlangsung lancar, aman, dan terkendali. Kehadiran delapan personel Yonif TP 931/Kj bersama warga menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian terhadap keselamatan lingkungan bukan hanya tugas satu pihak.
Peristiwa tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat ketika kebakaran terjadi. Dengan kerja sama yang solid, ancaman api dapat ditekan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.









