JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep meningkatkan status kewaspadaan. Rabu (24/12/2025), petugas pengamanan menyapu bersih seluruh blok hunian warga binaan dalam sebuah operasi penggeledahan menyeluruh yang disertai tes urine acak.
Langkah tegas ini dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR) Sumenep, Abdurrahman Faizal Bahari, sebagai bagian dari strategi penguatan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan saat akhir tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas memulai operasi dengan penggeledahan badan warga binaan, lalu menyisir setiap sudut kamar hunian secara detail dan sistematis. Hasilnya, sejumlah barang terlarang berhasil diamankan, mulai dari kabel, benda tajam, material berbahan logam, kartu remi, hingga barang-barang lain yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
“Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah konkret untuk memastikan Rutan Sumenep benar-benar aman dan terkendali, terutama menjelang Nataru yang membutuhkan kesiapsiagaan ekstra,” kata Abdurrahman Faizal Bahari di sela-sela kegiatan.
Tak berhenti di situ, Rutan Sumenep juga menggelar tes urine secara acak terhadap 10 warga binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus memperkuat komitmen rutan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

Menurut Abdurrahman, penggeledahan dan tes urine merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus deteksi dini untuk menutup celah masuknya barang terlarang dan peredaran narkoba di dalam rutan.
“Kami ingin memastikan bahwa Rutan Sumenep tetap steril dari narkoba dan barang terlarang. Keamanan adalah fondasi utama agar proses pembinaan warga binaan berjalan kondusif dan manusiawi,” tegasnya.
Melalui pengawasan yang diperketat dan langkah-langkah terukur, Rutan Sumenep menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus menghadirkan rasa aman bagi warga binaan, petugas, dan masyarakat luas. (REDJAVA****)








