Hijaukan Tanah Negeri: Danramil Acep Kusnadi Turun Sawah Demi Swasembada Pangan di Pulau Kangean

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danramil Kangean Kapten Inf Acep Kusnadi Saat Turun Ke Sawah Untuk Menanam Padi Bersama Warga, Minggu (20/04/2025)

Danramil Kangean Kapten Inf Acep Kusnadi Saat Turun Ke Sawah Untuk Menanam Padi Bersama Warga, Minggu (20/04/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di sebuah sudut negeri yang dikecup ombak Laut Jawa dan dihangatkan mentari Nusantara, tanah-tanah petani di Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, kembali bernyawa.

Bukan oleh mesin berat, bukan oleh proyek besar berbiaya triliunan. Tapi oleh cangkul, semangat gotong royong, dan sepatu lars yang rela berlumpur demi satu cita bersama: kedaulatan pangan Indonesia.

Minggu pagi, 20 April 2025, menjadi catatan tersendiri di lembar sejarah Kecamatan Arjasa. Di lahan pecaton seluas dua hektar milik desa, program Luas Tambah Tanam (LTT) Swasembada Padi tak hanya dimulai, tapi digelorakan oleh sosok pemimpin lapangan yang tak segan basah dan lelah Kapten Czi Acep Kusnadi, Danramil 0827/18 Kangean.

“Ini bukan sekadar kegiatan tanam. Ini adalah bagian dari perjuangan. Tanah ini bukan cuma tanah pertanian, tapi tanah tempat berdirinya bangsa. Maka siapa yang menanam di atasnya dengan niat tulus, ia sedang membangun negeri,” kata Kapten Acep kepada media ini.

Ia datang bersama dua anggotanya Serda Langgeng dan Praka Sambo dan tidak hanya memberikan instruksi. Ia membaur bersama 20 petani, Kepala Desa Duko Bapak Liatnan, serta para penyuluh pertanian seperti Pak Mifta dan Pak Yani. Langkah-langkah mereka berpadu di ladang, dan cangkul mereka menyatu dengan harapan.

Menurut Kapten Acep, kehadiran TNI di tengah petani bukanlah pencitraan, melainkan perwujudan dari jati diri tentara rakyat.

“TNI lahir dari rahim rakyat, tumbuh bersama rakyat, dan akan selalu berjuang untuk rakyat. Kami hadir di sini bukan hanya untuk pengamanan wilayah, tapi juga memastikan rakyat bisa makan dari hasil keringat sendiri. Swasembada pangan adalah pondasi pertahanan negara yang tak kalah penting dari senjata,” tegasnya.

Bagi Kapten Acep, pangan bukan sekadar komoditas, tapi simbol kedaulatan. Ia menilai, di tengah tantangan global, krisis iklim, dan ancaman ketergantungan impor, maka langkah-langkah kecil seperti yang dilakukan di Desa Duko memiliki makna besar.

“Ketika kami menanam, kami tidak hanya menumbuhkan padi. Kami menumbuhkan semangat berdikari. Dan dari Arjasa, kami ingin sampaikan pesan ke seluruh Indonesia: jangan pernah remehkan kekuatan desa. Di sinilah, swasembada itu dimulai,” ungkapnya.

Program LTT ini dirancang untuk mendorong percepatan tanam, efisiensi lahan, dan peningkatan produksi pangan. Di Arjasa sendiri, meskipun berada di wilayah kepulauan yang secara geografis menantang, sinergi antara TNI, aparat desa, penyuluh, dan petani mampu menjawab tantangan itu.

Baca Juga :  Jenderal Listyo Sangat Pantas Disebut Penasehat Wartawan Se-Indonesia

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan penuh antusiasme. Keringat yang menetes bukan sekadar upaya fisik, tetapi menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, masih ada anak bangsa yang memilih bekerja dalam diam demi masa depan Indonesia yang kuat.

Baca Juga :  Dalam Rangka Peringati Hari Ibu 2023, Perwosi Sumenep Gelar JJS Diikuti Ribuan Peserta

Danramil Acep pun menutup dengan pesan mendalam:

“Selama masih ada petani yang mau menanam, dan tentara yang siap menjaga, Indonesia tak akan pernah kekurangan harapan.” tandasnya (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2
Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep
Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1
DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas
Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi
Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:23 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi

BERITA TERBARU