Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera Bakal Diresmikan Fadli Zon, Oase Seni Madura yang Siap Guncang Dunia

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Akan Meresmikan Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera di Desa Sera Barat Kecamatan Bluto Pada Hari Kamis 30 Januari 2025

Pamflet Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Akan Meresmikan Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera di Desa Sera Barat Kecamatan Bluto Pada Hari Kamis 30 Januari 2025

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep kini menghadirkan angin segar bagi pelestarian seni dan budaya Nusantara dengan diresmikannya Yayasan Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera di Desa Sera Barat Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur pada Kamis 30 Januari 2025

Peresmian ini menjadi sorotan nasional karena bakal langsung dipimpin oleh Menteri Kebudayaan RI, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc.

Langkah monumental ini bukan hanya menjadi sejarah baru bagi Madura, tetapi juga menjadikan Sumenep sebagai episentrum kebangkitan seni dan budaya lokal di panggung dunia.

Di balik berdirinya Helmi Art Museum adalah sosok inspiratif bernama Helmi, seorang tokoh yang mencintai tanah kelahirannya hingga ke akar budaya. Dengan visi besar dan dedikasi tanpa batas, Helmi bertekad membawa seni Madura menjadi pusat perhatian global.

“Museum ini adalah ruang bagi semua orang untuk mengenal, mencintai, dan bangga akan budaya kita. Seni bukan hanya warisan, tetapi juga jati diri yang harus terus hidup,” kata Helmi kepada media ini, Selasa (28/01/2025).

Tak hanya museum, Helmi juga mendirikan Besalen Santoso Sera, sebuah bengkel seni tradisional yang dirancang untuk membina generasi muda. Di tempat ini, mereka dapat belajar membuat ukiran kayu, batik khas Madura, hingga alat musik tradisional yang sarat nilai filosofis.

Baca Juga :  Wujud Peduli dan Solidaritas, Polres Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Palestina

Helmi Art Museum menghadirkan konsep modern yang harmonis dengan sentuhan tradisional. Koleksi di museum ini meliputi lukisan, patung, hingga artefak bersejarah yang menggambarkan kekayaan budaya Madura.

Museum ini juga dilengkapi ruang edukasi, galeri pameran, dan fasilitas untuk berbagai acara seni dan budaya.

“Kami ingin tempat ini menjadi ruang inklusif untuk berbagi ilmu, inspirasi, dan kebanggaan terhadap seni lokal. Helmi Art Museum adalah milik semua, untuk Indonesia dan dunia,” tambah Helmi.

Acara peresmian ini berjalan penuh kehangatan dengan rangkaian kegiatan yang sangat berarti, yakni:

Baca Juga :  Gelar Rakor Pilkada Bersama Awak Media, KPU Sumenep Perkenalkan Maskot Pilkada Sumenep "Si Busok dan Jinggel Rampa' Naong"

1. Pembukaan
Acara dimulai dengan pembukaan resmi sebagai tanda dimulainya kegiatan.

2. Sambutan:

Ketua Yayasan Helmi Art Museum, Helmi, S.Pd.I

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsodjudo, S.H., M.H.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc.

3. Penyerahan Sertifikat dan Cinderamata, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi, menyerahkan sertifikat kepada:

Ketua Yayasan Helmi Art

Museum Kapolres Sumenep

Peserta Uji Kompetensi

4. Peresmian dan Penandatanganan Prasasti
Peresmian dilakukan melalui penandatanganan prasasti Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera sebagai simbol dimulainya operasional museum dan bengkel seni tersebut.

5. Doa Bersama
Doa bersama dipanjatkan untuk kelancaran dan keberkahan kegiatan museum serta pengembangan budaya.

6. Peninjauan dan Penanaman Pohon
Acara diakhiri dengan peninjauan fasilitas museum dan kegiatan simbolis penanaman pohon yang akan digunakan sebagai bahan baku warangka keris, bertempat di Besalen Santoso Sera.

Baca Juga :  Bongkar Paksa Lapak PKL, Sumenep Mulai Bersih-bersih Jalan Utama

Lebih lanjut Helmi menegaskan bahwa museum ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang. Dalam waktu dekat, yayasan ini akan menggelar workshop seni, seminar budaya, hingga pameran seni internasional.

“Kita punya kekayaan seni yang luar biasa. Jika bukan kita yang melestarikannya, siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi? Museum ini adalah persembahan cinta saya untuk Madura dan Indonesia,” pungkas Helmi.

Yayasan Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera kini menjadi ikon baru kebanggaan Madura. Ini bukan sekadar proyek seni, melainkan gerakan budaya yang menghidupkan kembali identitas bangsa.

Jangan lewatkan kesempatan untuk berkunjung dan menyaksikan sendiri keindahan karya seni yang memikat ini. Mari bersama, dari Madura untuk dunia. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Berita Terbaru