Harga Cabai di Pasar Tradisional Sumenep Naik, Komoditas Lain Stabil

- Redaksi

Senin, 6 Januari 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala UPT Pasar Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Ibnu Hajar

Plt. Kepala UPT Pasar Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Ibnu Hajar

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Harga cabai di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pekan ini mengalami kenaikan, baik untuk cabai rawit maupun cabai merah besar.

Berdasarkan pantauan pada Senin (06/01/2025), harga cabai rawit naik menjadi Rp30.000 per kilogram, sementara cabai merah besar dijual Rp14.000 per kilogram.

Plt. Kepala UPT Pasar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Ibnu Hajar, mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai ini disebabkan oleh pasokan yang mulai menipis.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kenaikan tersebut masih dalam batas wajar.

“Kenaikan harga cabai sebesar Rp2.000 per kilogram ini masih tergolong stabil dan tidak memicu lonjakan yang berarti,” kata Ibnu Hajar pada media ini. Senin (06/01/2025).

Sementara itu, sejumlah komoditas lain di pasar tradisional tetap menunjukkan stabilitas harga. Bawang merah dijual seharga Rp25.000 per kilogram, dan bawang putih tetap bertahan di angka Rp36.000 per kilogram.

Baca Juga :  Blusukan ke Mojokerto, Bapenda Sumenep Bongkar Jurus e-SPPT Demi Dongkrak PAD

Harga daging sapi juga tidak mengalami perubahan, yaitu Rp125.000 per kilogram, sementara daging ayam broiler masih di kisaran Rp38.000 per kilogram, dan daging ayam kampung Rp90.000 per kilogram.

“Kami terus memantau harga kebutuhan pokok di pasar tradisional seperti Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal secara berkala. Harapannya, harga-harga ini tetap stabil agar tidak membebani masyarakat,” tutup Ibnu Hajar.

Ia menambahkan, kestabilan harga bahan pokok sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  BPS sebut Inflasi Year On Year Periode Juni 2024 Sumenep 3.24% dengan IHK 108.48%

Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan pengawasan demi memastikan tidak terjadi gejolak harga yang signifikan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU