JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH berharap dengan digelarnya Festival Paralayang yang diselenggarakan di puncak lanjari desa Soddare kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur dapat melahirkan dan mencetak atlet Paralayang yang handal.
Festival Paralayang tersebut disuguhi dengan beragam pertunjukan tradisional ciri khas Kabupaten Sumenep serta dapat menikmati produk-produk camilan khas Sumenep yang merupakan hasil karya UMKM dan Bumdesma.
Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi pada saat pembukaan Festival Paralayang mengatakan dalam sambutannya, bahwa Festival Paralayang ini bukan hanya untuk memperkenalkan destinasi wisata pegunungan yang asri alami semata, akan tetapi diharapkan mampu melahirkan dan mencetak atlet-atlet yang handal dan berkualitas, “kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi. Jum’at 26 Mei 2022.
Lebih lanjut menurut Ketua DPC PDIP Kabupaten Sumenep ini mengatakan Festival Paralayang yang perhelatannya sudah dimulai dari tanggal 24 sampai dengan 29 Mei 2022 dapat menjadi ajang promosi parawisata untuk menarik kunjungan wisatawan lokal, regional dan nasional dan diharapkan juga dapat melahirkan atlet-atlet yang baru yang handal.
” Festival Paralayang ini diselenggarakan untuk menjadi ajang promosi salah wisata yang ada di kabupaten Sumenep dan diharapkan juga dapat melahirkan dan mencetak atlet-atlet baru paralayang yang handal, “kata Bupati Ra Achmad Fauzi.
Diakui olehnya, masih banyak sejumlah fasilitas yang perlu terus dibenahi, namun jangan menjadi alasan untuk tidak bisa melahirkan dan mencetak atlet-atlet paralayang yang handal. Dengan pengembangan parawisata sejatinya agar dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, sehingga bisa memperbanyak kesempatan kerja.
Pemerintah kabupaten Sumenep akan selalu mendorong bagaimana kabupaten Sumenep ini mempunyai atlet paralayang yang berkualitas sehingga melalui Perubahan APBD dapat diprogramkan perbaikan yang sifatnya stimulus untuk mendayagunakan obyek wisata untuk mendorong pembangunan daerah.
” Festival Paralayang di puncak bukit lanjari desa Soddare kecamatan Pasongsongan Sumenep ini adalah pertama yang dan satu-satunya yang diselenggarakan di pulau Madura, dan momentum ini harus benar-benar untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata, selain itu juga diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet baru paralayang yang handal, ” pungkasnya (REDJAVA)












