JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dari ujung timur Pulau Madura, doa-doa tulus kembali menggema. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menggelar Istighosah dan Doa Bersama Serentak yang diikuti ribuan jamaah, Senin (1/9).
Gelaran spiritual ini tidak hanya terpusat di kantor Kemenag, tetapi juga serentak dilaksanakan di seluruh madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Sumenep.
Suasana khidmat terasa sejak lantunan doa dipanjatkan. ASN Kemenag, para guru, tenaga kependidikan, siswa madrasah hingga pegawai KUA larut dalam munajat, memohon perlindungan Allah SWT agar Indonesia selalu aman, damai, terhindar dari musibah, dan dirahmati kesejahteraan.
Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ikhtiar spiritual untuk bangsa.
“Istighosah ini adalah momentum memperkuat kebersamaan dan keimanan kita. Doa menjadi kekuatan yang mampu menenangkan jiwa dan menjaga persatuan. Semoga Indonesia senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya.
Ia menambahkan, doa bersama adalah energi batin yang dapat menjadi penopang kekuatan bangsa di tengah dinamika zaman.
“Kebersamaan dalam berdoa ini adalah pesan moral bahwa bangsa kita harus dijaga dengan ikhtiar lahir dan batin,” sambungnya.
Kegiatan yang disambut antusias itu sekaligus menjadi cermin kepedulian spiritual masyarakat Sumenep terhadap negeri. Banyak pihak berharap tradisi ini terus digelorakan, sebagai bagian dari penguatan iman dan wujud tanggung jawab moral terhadap bangsa.
Dengan penuh harap, seluruh peserta menutup istighosah dengan doa agar Indonesia senantiasa diberkahi, terjaga persatuannya, dan dilimpahkan kedamaian.
“Doa kita adalah doa untuk bangsa, untuk generasi, dan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutupnya. (REDJAVA****)













