Sinergi Kemenag dan BAZNAS Sumenep, Membangun Masa Depan Melalui Pengelolaan ZIS yang Inovatif

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergi Kemenag dan BAZNAS Sumenep, Membangun Masa Depan Melalui Pengelolaan ZIS yang Inovatif

Sinergi Kemenag dan BAZNAS Sumenep, Membangun Masa Depan Melalui Pengelolaan ZIS yang Inovatif

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumenep untuk menyatukan visi dan misi dalam pengelolaan ZIS yang lebih optimal dan terarah.

Rapat koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada Rabu (22/01) di Virtual Meeting Room Kantor Kemenag ini mempertemukan Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, yang didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa), Moh. Mabrur, dengan jajaran pimpinan BAZNAS Sumenep, yakni Ketua Ahmad Rahman, serta Wakil Ketua Mahmudi dan Zainol Huda.

Baca Juga :  Kedisiplinan dan Capaian Luar Biasa Warnai Apel Gabungan ASN Pemkab Sumenep

Dalam pertemuan tersebut, berbagai strategi penting dibahas untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap ZIS.

“Kami ingin menciptakan sistem pengelolaan ZIS yang lebih efektif dengan pendekatan yang mampu menyentuh masyarakat secara langsung. Melalui rakor ini, kami berharap bisa merancang langkah-langkah yang konkret,” kata Moh. Mabrur.

Sementara itu Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid menambahkan, kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian ZIS agar lebih berdampak.

“Kemenag dan BAZNAS harus bergerak sebagai satu kesatuan yang solid. Optimalisasi pengelolaan ZIS tidak hanya soal angka, tetapi tentang bagaimana kita dapat mengubah kehidupan masyarakat melalui program-program yang terarah dan menyentuh kebutuhan nyata,” tegasnya.

Sisi lain Ketua BAZNAS Sumenep, A. Rahman menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Kemenag dalam memperkuat sinergi ini.

“ZIS bukan hanya sekadar kewajiban umat Islam, tetapi juga solusi strategis untuk mengatasi berbagai persoalan sosial dan ekonomi,” ungkap A. Rahman.

Lebih lanjut Abdul Wasid mengatakan pertemuan ini sekaligus menghasilkan kesepakatan untuk meluncurkan sejumlah program inovatif yang bertujuan mendekatkan pengelolaan ZIS kepada masyarakat.

Baca Juga :  Berikan Arahan, Kasubsi Yantah Rutan Sumenep Ajak WBP Jaga Selalu Kebersihan Hunian

Mulai dari sosialisasi intensif hingga pendekatan berbasis teknologi untuk memudahkan kontribusi umat.

“Semoga langkah sinergis ini diharapkan menjadi awal dari terwujudnya pengelolaan ZIS yang tidak hanya transparan, tetapi juga memberikan dampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumenep,” pungkas Abdul Wasid. (REDJAVA/Ss****)

Berita Terkait

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep
Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang
BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura
Humanis dan Sigap, Polwan Polres Sumenep Kawal Kelancaran Sholat Jumat di Sejumlah Masjid
KBS Sumenep Salurkan 55 Nasi Bungturat, Tebar Kepedulian dan Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan
Buka Akses Pendidikan di Balik Jeruji, Rutan Sumenep Gelar Program Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:40 WIB

Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Berita Terbaru

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Bangkalan

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB