Disnaker Sumenep Gencar Tekan PMI Ilegal, Kolaborasi dan Edukasi Jadi Andalan

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Herus Santoso saat diwawancarai oleh awak media, Rabu (08/01/2024).

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Herus Santoso saat diwawancarai oleh awak media, Rabu (08/01/2024).

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Lonjakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal asal Sumenep menjadi perhatian serius. Sepanjang 2024, sebanyak 58 PMI ilegal dideportasi dari negara tempat mereka bekerja.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), memfasilitasi pemulangan mereka hingga bertemu dengan keluarga.

Kepala Disnaker Sumenep, Heru Santoso, menyebutkan bahwa tanggung jawab utama perlindungan PMI berada di bawah Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

“Kami hanya berwenang memfasilitasi pemulangan PMI yang dideportasi. Untuk sosialisasi dan perlindungan lebih lanjut, itu menjadi tugas BP2MI,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (8/1/2025).

Namun, Disnaker Sumenep tak tinggal diam. Berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk mengedukasi masyarakat terkait risiko menjadi PMI ilegal.

Baca Juga :  Bupati Sumenep : Kami Akan Hadir Ditengah Masyarakat Terkena Musibah

Salah satunya melalui Sumenep Job Fair, di mana Disnaker menyediakan stand khusus untuk perusahaan resmi penyalur tenaga kerja ke luar negeri.

Selain itu, kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan untuk memberikan sosialisasi mengenai prosedur resmi menjadi PMI.

“Kami juga memanfaatkan saluran digital seperti podcast dan media sosial untuk menjangkau lebih banyak masyarakat,” ungkap Heru.

Menurut dia, Disnaker Sumenep juga memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada petani tembakau.

Baca Juga :  Polda Jatim Menangkan 9 Lomba Konten Kreative dan 1 Lomba Wow Presisi Competition Hari Bhayangkara ke-77

Upaya ini bertujuan membuka peluang ekonomi lokal agar masyarakat tidak tergiur bekerja secara ilegal di luar negeri.

Heru menyambut baik transformasi BP2MI menjadi kementerian. Ia optimistis perubahan ini dapat meningkatkan pengawasan, manajemen, serta upaya preventif terhadap PMI ilegal.

“Harapannya, pemerintah pusat dapat lebih agresif dalam melakukan pencegahan sekaligus membuka jalur resmi yang lebih mudah diakses oleh masyarakat,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru