Dinsos P3A Sumenep Perluas Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak, Total 38 Desa Miliki Satgas PPA

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinsos P3A Kabupaten Sumenep Dr. A. Rahman Riadi, S.E.,M.M, di Acara Sosialisasi dan Pembentukan Satgas PPA di Desa Semaan Kecamatan Dasuk

Kadinsos P3A Kabupaten Sumenep Dr. A. Rahman Riadi, S.E.,M.M, di Acara Sosialisasi dan Pembentukan Satgas PPA di Desa Semaan Kecamatan Dasuk

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menunjukkan keseriusannya dalam menjamin perlindungan hukum dan keselamatan bagi perempuan dan anak. Upaya ini tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, namun didorong hingga menyentuh akar rumput atau tingkat desa.

Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), program pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) terus digencarkan secara bertahap di berbagai wilayah.

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Dr. R. Rahman Riadi, S.E.,M.M., memaparkan bahwa pada tahun 2026 ini, pihaknya menargetkan pembentukan Satgas PPA di 7 desa tambahan. Dengan penambahan tersebut, total desa yang telah memiliki unit layanan perlindungan ini mencapai 38 desa.

“Pembentukan Satgas PPA di tingkat desa ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan perlindungan yang lebih dekat dan cepat bagi masyarakat. Ini adalah upaya nyata kami memastikan akses perlindungan bisa dijangkau hingga lapisan paling bawah,” tegas Dr. Rahman Riadi, Rabu (15/04/2026)

Lebih jauh dijelaskan, keberadaan Satgas PPA tidak hanya difungsikan sebagai tim penanganan kasus, tetapi juga memiliki peran vital dalam upaya pencegahan. Melalui pendekatan edukasi dan pendampingan intensif, diharapkan potensi kekerasan dapat diminimalisir sejak dini.

“Kami ingin Satgas PPA ini menjadi garda terdepan. Mereka tidak hanya siap merespons jika ada kasus, tapi juga aktif melakukan sosialisasi, edukasi, dan deteksi dini terhadap potensi kekerasan yang mungkin terjadi,” tambahnya.

Dengan semakin luasnya jaringan perlindungan di desa-desa, Pemkab Sumenep optimistis mampu menciptakan lingkungan yang jauh lebih aman, inklusif, serta ramah keluarga di seluruh wilayah administrasinya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Polres Sumenep Gelar Polantas Menyapa, Edukasi Tertib Lalu Lintas di Simpang Empat Kota
Edukasi Kesehatan Sejak Dini, RS BHC Gelar Sosialisasi Pubertas dan Gaya Hidup Sehat di FIES Sumenep
BAZNAS Sumenep Buka Pendaftaran Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2, Kesempatan Emas bagi Mahasiswa Berprestasi
Kabar Baik! Seluruh Jemaah Cadangan Haji Sumenep Dipastikan Berangkat, Ini Rincian Kloter dan Penyebab Kuota Terbuka
Dorong Literasi, Dispusip Sumenep Gelar Pendampingan Perpustakaan Ramah Anak di SDN Pangarangan 3
Talkshow BPRS Bhakti Sumekar: Literasi Keuangan Syariah Penting untuk Ekonomi Berkelanjutan
Sosialisasi dan Pembentukan Satgas PPA di Desa Semaan, Dinsos P3A Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Tradisi Petik Laut Sumenep 2026 di Gayam, Hosnan Beri Apresiasi dan Doa untuk Nelayan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:25 WIB

Polres Sumenep Gelar Polantas Menyapa, Edukasi Tertib Lalu Lintas di Simpang Empat Kota

Rabu, 15 April 2026 - 08:36 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perluas Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak, Total 38 Desa Miliki Satgas PPA

Selasa, 14 April 2026 - 23:56 WIB

Edukasi Kesehatan Sejak Dini, RS BHC Gelar Sosialisasi Pubertas dan Gaya Hidup Sehat di FIES Sumenep

Selasa, 14 April 2026 - 22:07 WIB

BAZNAS Sumenep Buka Pendaftaran Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2, Kesempatan Emas bagi Mahasiswa Berprestasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:18 WIB

Kabar Baik! Seluruh Jemaah Cadangan Haji Sumenep Dipastikan Berangkat, Ini Rincian Kloter dan Penyebab Kuota Terbuka

Berita Terbaru