Tradisi Petik Laut Sumenep 2026 di Gayam, Hosnan Beri Apresiasi dan Doa untuk Nelayan

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Sumenep H. Hosnan

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Sumenep H. Hosnan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tradisi Petik Laut yang digelar para nelayan di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, kembali berlangsung khidmat dan penuh makna.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga wujud nyata kearifan lokal masyarakat pesisir yang terus dijaga lintas generasi. Ketua

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep,  H. Hosnan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya tradisi tersebut. Ia menilai Petik Laut bukan sekadar ritual, tetapi juga cerminan kebersamaan dan harapan para nelayan.

“Selamat semuanya, barokah untuk nelayan. Senyum kalian juga bahagia kami,” kata H. Hosnan kepada media ini, Selasa (14/04/2026).

Politisi asal kepulauan itu menegaskan bahwa kebahagiaan nelayan adalah bagian dari kebahagiaan bersama, sehingga keberlangsungan tradisi seperti Petik Laut harus terus dijaga dan didukung.

Baca Juga :  Khidmat, Dandim 0827/Sumenep Mengikuti Upacara Peringatan HUT RI Ke-78

Menurutnya, tradisi ini memiliki nilai religius, sosial, dan budaya yang sangat kuat, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat solidaritas masyarakat pesisir.

“Ini bukan hanya soal budaya, tapi juga tentang rasa syukur dan kebersamaan. Tradisi seperti ini harus terus kita rawat sebagai identitas daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, H. Hosnan juga melihat potensi besar dari tradisi Petik Laut sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.

Baca Juga :  Penghargaan Presiden RI Mendarat di Bapenda Sumenep: 3 ASN Raih Satyalancana Karya Satya X Tahun

Tradisi Petik Laut sendiri identik dengan prosesi larung sesaji ke tengah laut, sebagai simbol permohonan keselamatan dan keberkahan bagi para nelayan dalam mencari nafkah.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan tradisi ini tetap lestari dan menjadi warisan budaya yang terus hidup di tengah perkembangan zaman. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU