JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menghadiri dan melaunching penanaman bibit pohon mangrove digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep.
Kegiatan penanaman pohon manggrove ini berlangsung di Dusun Ro’sotok, Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (06/12/2023).
Dengan mengangkat tema 8000 Save Manggrove For Future untuk 40 desa pesisir pantai yang ada di kecamatan dan daratan di Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, Kapolres AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH, Kabid Tata Lingkungan DLH, Hasinudin Firdaus.
Selain itu juga tampak hadir Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Saronggi, Kades se-Kecamatan Saronggi dan tamu terundang lainnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menyampaikan banyak terima kasih kepada semua elemen dan stakeholder terkait yang telah bersinergi dalam acara ini.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder terkait yang telah menyukseskan acara ini,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo disela-sela kegiatan.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kabid Tata Lingkungan DLH Sumenep, Hasinudin Firdaus mengatakan untuk masing-masing desa mendapatkan 200 bibit pohon manggrove.
“Ini adalah salah satu tujuan kita melakukan penanaman mangrove untuk rehabilitasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pelestarian manggrove,” katanya.
Lebih lanjut, Hasinudin Firdaus menyebut kegiatan ini digelar dikarenakan potensi manggrove di Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini sangatlah besar.
“Hal itu disebabkan kurangnya kepedulian masyarakat untuk menanam pohon mangrove sehingga dapat mengakibatkan banyak terdegradasi,” ungkap Hasinudin Firdaus.
Maka dari itu, menurut Kabid Tata Lingkungan DLH Sumenep itu, pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk melakukan demplot pohon mangrove.
“Untuk itu, saya ajak kepada setiap Kades di sekitar pesisir pantai bersama masyarakatnya untuk melakukan penanaman mangrove,” tandasnya. (REDJAVA****)









