JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Lebaran bukan sekadar momen pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga, tetapi juga ujian bagi pelayanan publik, khususnya kesehatan.
Saat sebagian besar masyarakat menikmati hari kemenangan, ada mereka yang tetap berjaga memastikan setiap nyawa tetap mendapatkan perhatian terbaik.
Di tengah kehangatan akan suasana Idul Fitri 1446 H, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, dr. Ellya Fardasyah, M.Kes, turun langsung ke sejumlah Puskesmas di wilayah daratan pada Sabtu (29/3/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini bukan sekadar inspeksi rutin, tetapi bentuk kepedulian dan tanggung jawab untuk memastikan layanan kesehatan tetap optimal, meski dalam suasana libur panjang.
“Tidak boleh ada layanan yang terhenti, tidak boleh ada pasien yang merasa ditinggalkan. Tenaga medis tetap siaga, stok obat dan oksigen harus aman, dan ambulans harus selalu dalam kondisi siap pakai,” tegas dr. Ellya.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan tenaga medis, ketersediaan obat-obatan, oksigen, hingga kebersihan dan keamanan fasilitas kesehatan.
Dalam kesempatan itu, dr. Ellya berbincang langsung dengan para tenaga kesehatan yang bertugas, memberikan motivasi, sekaligus menyerap aspirasi mereka yang mengabdikan diri di garda terdepan.
Sementara sebagian besar masyarakat menikmati libur selama delapan hari, tenaga kesehatan di Sumenep tetap menjalankan tugas mulia mereka. Merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1017, 2, dan 2 Tahun 2024, pemerintah telah menetapkan cuti bersama hingga 7 April 2025.
Namun bagi mereka yang bertugas di sektor kesehatan, dedikasi tak mengenal kata libur.
Menyadari lonjakan mobilitas masyarakat selama Lebaran, dr. Ellya juga mengimbau warga untuk tetap menjaga kesehatan.
“Jangan berlebihan saat menikmati hidangan Lebaran, tetap jaga pola makan dan istirahat yang cukup. Untuk yang mudik, pastikan kondisi tubuh fit agar perjalanan selamat sampai tujuan,” pesannya.
Komitmen Dinkes P2KB Sumenep dalam menjaga kualitas layanan kesehatan selama momen Lebaran ini mendapat apresiasi luas. Bagi tenaga kesehatan, tugas mereka lebih dari sekadar profesi, tetapi juga panggilan hati.
Dan bagi masyarakat, kepastian bahwa layanan kesehatan tetap berjalan di tengah libur panjang adalah bentuk nyata hadirnya negara di saat-saat paling dibutuhkan.
Lebaran adalah tentang berbagi kebahagiaan, dan bagi dr. Ellya serta tim medisnya, kebahagiaan sejati adalah melihat setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan.
Sebuah dedikasi yang patut diapresiasi, sebuah kisah yang seharusnya menjadi inspirasi bagi banyak orang. (REDJAVA****)








