Perwika Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Kepulauan, Seminar Kewirausahaan Digelar di Masalembu

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Usai Pagelaran Seminar Kewirausahaan

Foto Bersama Usai Pagelaran Seminar Kewirausahaan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana lantai tiga Pondok Pesantren Mambaul Asror, Masalembu, Minggu (16/11/2025), terasa lebih hidup dari biasanya. Sejak pagi, puluhan perempuan dan sejumlah pemuda dari empat desa Kramian, Masalima, Masakambing, dan Sukajeruk mulai memadati lokasi untuk mengikuti Seminar Kewirausahaan Pemuda yang digelar Yayasan Bina Nezer Ummat bekerja sama dengan Perwika (Persatuan Wanita Kepulauan).

Kegiatan ini bukan sekadar forum pelatihan. Lebih dari itu, ia merupakan upaya membangun fondasi ekonomi baru di wilayah kepulauan, terutama melalui pemberdayaan perempuan yang selama ini berada pada posisi terbatas.

Ketua Perwika Kabupaten Sumenep sekaligus Ketua PKK, Nia Kurnia Fauzi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat Masalembu,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo itu menegaskan bahwa akses pelatihan dan pemberdayaan harus menjangkau seluruh wilayah, termasuk pulau terluar.
“Pemberdayaan tidak boleh terhenti di daratan saja. Kepulauan berhak mendapatkan kesempatan yang setara,” tambahnya.

Ketua Perwika Kepulauan, Sukati Nurhayati, S.Pd., menuturkan bahwa seminar ini lahir dari kegelisahan melihat perempuan di kepulauan masih minim ruang untuk mengembangkan diri. Menurut Sukati, minimnya pelatihan, terbatasnya akses informasi, dan tidak meratanya kesempatan usaha menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui kegiatan berkelanjutan. “Rangkaian seminar ini telah dimulai sejak Oktober lalu di Kecamatan Arjasa, dan Masalembu menjadi titik lanjutan,” katanya.

Pemateri pertama, Arisandi Hidayatullah, Manajer CV Cahaya Masalembu, menguraikan potensi ekonomi kepulauan yang selama ini belum tergarap maksimal. Ia menyebut hasil laut seperti tongkol, teripang, dan rajungan sebagai komoditas unggulan. Selain itu, hasil pertanian seperti jagung, mente, kelapa, pisang, singkong, hingga garam tradisional memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

Baca Juga :  Resepsi HUT HPN dan PWI ke-78, PWI Sumenep Beri Penghargaan kepada Bupati Fauzi dan Dirut BPRS Bhakti Sumekar

Namun, Arisandi menyoroti persoalan mendasar yang selama ini menghambat pengolahan hasil tersebut: ketersediaan listrik. Ia memberi contoh sederhana, yakni kebutuhan es untuk penyimpanan ikan. “Mesin pendingin membutuhkan listrik. Bila listrik tidak stabil, rantai produksi otomatis terputus,” jelasnya.

Menurut Arisandi, peluang seperti pembangunan rumah es berbasis tenaga surya, produksi tepung ikan, dan diversifikasi olahan perikanan dapat berkembang apabila kebutuhan dasar tersebut terpenuhi.

Baca Juga :  Gelar Family Gathering, Ajang Silaturahmi Tingkatkan Kebersamaan dan Keakraban DWP Rutan Sumenep

Pada sesi berikutnya, Sukati kembali tampil sebagai narasumber untuk memaparkan peluang usaha Virgin Coconut Oil (VCO). Ia menjelaskan bahwa Masalembu memiliki kelapa melimpah yang berpotensi menjadi bahan baku VCO berkualitas tinggi. “Proses pembuatannya relatif sederhana, mulai dari pemarutan kelapa tua, pengambilan santan, hingga proses fermentasi alami,” jelasnya.

Sukati menilai usaha ini sangat cocok dijalankan oleh perempuan kepulauan. Selain bernilai jual, VCO memiliki manfaat kesehatan, terutama bagi perempuan, seperti menjaga kesehatan kulit dan rambut, menyeimbangkan hormon, dan meningkatkan imunitas.

Narasumber terakhir, Ana Haninah Billini, alumni Komunikasi dan Konseling Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, membawakan materi tentang keterkaitan pemberdayaan ekonomi dan ketahanan keluarga. Menurutnya, perempuan yang mandiri akan melahirkan keluarga yang lebih stabil secara emosional dan sosial.

“Tentunya perempuan di kepulauan memiliki peran ganda: sebagai penggerak ekonomi rumah tangga sekaligus penjaga nilai-nilai keluarga.
Kemandirian perempuan sekaligus merupakan fondasi sekaligus penyangga ketahanan sosial di masyarakat kepulauan,” ungkapnya.

Sesi tanya jawab berlangsung hangat dan dinamis. Seorang peserta bernama Iwan menyampaikan keluhannya mengenai jarangnya pejabat kecamatan terlihat di wilayah. “Kami seperti tidak punya pemimpin karena camat jarang sekali ada,” ujarnya di hadapan peserta lain.

Moderator menjelaskan bahwa undangan kepada pejabat setempat telah disampaikan, namun tidak ada perwakilan pemerintah kecamatan yang hadir.

Baca Juga :  Polres Sumenep Giat laksanakan Pengamanan Aksi Unras JANGKAR di Kantor BPN

Meski begitu, banyak peserta tetap mengapresiasi terselenggaranya seminar ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat diadakan lebih rutin agar semakin banyak potensi lokal yang digarap menjadi produk bernilai ekonomi.

Seminar yang berlangsung hingga menjelang siang ini ditutup dengan optimisme peserta. Bagi sebagian besar warga kepulauan, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, melainkan awal gerakan baru untuk memperkuat kemandirian ekonomi di Masalembu.

Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan, perempuan dan pemuda di kepulauan diharapkan dapat menjadi motor penggerak transformasi ekonomi di wilayah yang selama ini kerap terpinggirkan oleh akses dan jarak. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU