JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah denyut kehidupan Ramadan yang kian hangat, sekelompok aktivis dari Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) memilih turun ke jalan.
Bukan sekadar berbagi, mereka hadir membawa harapan bagi ratusan tukang becak dan lansia yang selama ini kerap luput dari sorotan, Kamis (19/03/2026).
Dengan menyisir kawasan kota hingga pelosok desa, para relawan bergerak tanpa sekat. Paket demi paket sembako disalurkan langsung ke tangan para penerima, menghadirkan senyum di wajah-wajah yang sederhana namun penuh makna.
Aksi ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial bukan sekadar wacana, melainkan tindakan nyata yang terus dijaga konsistensinya setiap Ramadan.
Koordinator kegiatan, Imam Rosadi, menegaskan bahwa gerakan ini adalah bagian dari komitmen ideologis Dear Jatim dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kecil.
“Setelah sebelumnya kami membagikan ratusan takjil dan santunan kepada anak yatim, hari ini kami melanjutkan dengan menyisir wilayah kota untuk menyalurkan bantuan sembako kepada tukang becak dan lansia. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk benar-benar hadir dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Tak sekadar bantuan simbolis, paket yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, hingga bantuan uang tunai.
Semua itu ditujukan untuk meringankan beban ekonomi warga di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar berkat kekompakan seluruh anggota. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga, dan ke depan kami bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” tambah Imam.
Di sisi lain, semangat optimisme juga disampaikan oleh Adit, salah satu anggota Dear Jatim. Ia berharap gerakan ini terus tumbuh dan memberi dampak yang lebih luas.
“Semoga Dear Jatim semakin kuat, diberi kelancaran dalam setiap langkah, serta terus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Kami ingin apa yang kami lakukan ini benar-benar membawa keberkahan dan manfaat nyata,” pungkasnya.
Aksi sosial ini menjadi penegas bahwa di tengah berbagai dinamika sosial, masih ada tangan-tangan tulus yang bekerja tanpa pamrih. Dear Jatim tak hanya hadir sebagai wadah aspirasi, tetapi juga sebagai kekuatan moral yang menggerakkan solidaritas.
Di bulan yang sarat makna ini, mereka mengirimkan pesan sederhana namun kuat: kepedulian adalah bahasa universal yang mampu menyatukan, menguatkan, dan menghidupkan harapan. (REDJAVA****)












