JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Hari Selasa (26/8/2025) pagi di Kabupaten Sumenep berubah menjadi panggung ujian kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP. Dalam hitungan jam, mereka harus menghadapi dua peristiwa yang berbeda: satu penuh risiko, dan satunya lagi penuh kepedulian. Dari kobaran api yang melahap lahan di Desa Kolor hingga penyelamatan seekor kucing yang terjebak di dalam mesin mobil warga di depan Markas Komando (Mako) Damkar Bangselok, semua berhasil ditangani dengan cepat.
Sekitar pukul 09.05 WIB, warga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, digegerkan api yang tiba-tiba membakar lahan di kawasan lingkar timur, sisi selatan dekat kontainer. Laporan pertama disampaikan oleh Bapak Kamil melalui layanan darurat SiLaPor 112 Sumenep. Dalam sekejap, asap hitam pekat membumbung tinggi dan membuat warga panik, bahkan arus lalu lintas sempat terganggu.
“Begitu laporan masuk, tim Damkar langsung meluncur ke lokasi dengan membawa armada lengkap. Kami berupaya melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke area pemukiman,” ujar Kabid Damkar Satpol PP Sumenep, Sugiyanto, kepada media ini, Selasa (26/8/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski api berhasil dikendalikan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Sugiyanto menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terlebih di musim kemarau panjang seperti sekarang.

“Kebakaran lahan sangat berisiko meluas cepat jika dipicu angin kencang. Kami imbau masyarakat tidak sembarangan membakar sampah maupun membuang puntung rokok di area terbuka,” jelasnya.
Belum genap satu jam usai peristiwa itu, pukul 09.58 WIB, Damkar kembali menerima laporan unik. Seekor kucing peliharaan milik Ibu Sabrina masuk ke dalam mesin mobil dan tidak bisa keluar. Kejadian ini berlangsung tepat di depan Mako Damkar Satpol PP Sumenep, Desa Bangselok, sehingga petugas langsung bergerak cepat.
Dengan penuh kehati-hatian agar tidak melukai hewan maupun merusak kendaraan, evakuasi dilakukan. Tak lama berselang, kucing malang itu berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat.
“Kami tidak hanya bertugas menangani kebakaran, tetapi juga segala bentuk kedaruratan masyarakat, termasuk penyelamatan hewan. Alhamdulillah, kucing berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat,” tambahnya.
Sugiyanto menambahkan, masyarakat perlu waspada karena kucing sering kali mencari tempat hangat di sela-sela mesin mobil.
“Kami imbau masyarakat agar selalu mengecek kendaraan sebelum menyalakan mesin, terutama bila diparkir di area terbuka. Ini penting agar tidak membahayakan hewan maupun mesin kendaraan,” tegasnya.
Dua peristiwa yang kontras ini menunjukkan wajah humanis Damkar Sumenep: bukan hanya garda terdepan melawan api, tetapi juga sahabat masyarakat dalam segala bentuk kedaruratan. Dari medan berbahaya hingga hal sepele yang menyangkut kepedulian, semua ditangani dengan ketulusan.
“Kesigapan dan kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama mencegah musibah serupa. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran lagi,” pungkas Sugiyanto. (REDJAVA****)










