Dari Balik Jeruji, Sambal Petis Jadi Jalan Pulang: Warga Binaan Perempuan Rutan Sumenep Ditempa Jadi Calon Wirausaha

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Balik Jeruji, Sambal Petis Jadi Jalan Pulang: Warga Binaan Perempuan Rutan Sumenep Ditempa Jadi Calon Wirausaha

Dari Balik Jeruji, Sambal Petis Jadi Jalan Pulang: Warga Binaan Perempuan Rutan Sumenep Ditempa Jadi Calon Wirausaha

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Harapan tak pernah benar-benar terkunci. Dari balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, puluhan warga binaan perempuan hari ini membuktikan bahwa masa depan masih bisa diracik bahkan dari sambal petis khas Madura, Rabu (28/01/2026)

Pantauan media suasana Rutan Sumenep berubah menjadi dapur kreatif. Warga binaan perempuan mengikuti pelatihan pembuatan sambal petis khas Sumenep, sebuah produk kuliner lokal bernilai ekonomi tinggi, yang difasilitasi oleh Organisasi Aisyiyah Cabang Sumenep.

Baca Juga :  Ketika Dokter Mengetuk Jeruji, Cerita di Balik Layanan Prima Kesehatan Rutan Sumenep

Program ini menjadi simbol nyata pembinaan berbasis pemberdayaan dan kemandirian. Pelatihan digelar secara intensif, mulai dari pengenalan bahan baku, teknik pengolahan higienis, hingga rahasia meracik cita rasa autentik sambal petis yang memiliki daya jual.

Antusiasme peserta tampak nyata mereka mencatat, mencoba, dan berdiskusi aktif, seolah tengah menyiapkan rencana hidup baru.

Kepala Rutan (Karutan) Sumenep, Aditya, menegaskan bahwa pembinaan keterampilan menjadi fondasi penting dalam proses pemasyarakatan modern.

Baca Juga :  Ruang Aspirasi Terbuka: Komisi III DPRD Sumenep Tanggapi Keresahan LBH Forkot

“Kami tidak ingin warga binaan hanya menjalani hukuman, tetapi juga mendapatkan bekal nyata untuk hidup mandiri setelah bebas. Keterampilan seperti ini adalah jembatan menuju masa depan yang lebih bermartabat,” kata Aditya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/01/2028).

Menurutnya, pelatihan kuliner lokal dipilih karena dekat dengan identitas daerah dan memiliki peluang pasar yang luas, sehingga mudah dikembangkan sebagai usaha rumahan.

Baca Juga :  Terpilih Secara Aklamasi, Mohammad Afilur Rahman Resmi Nahkodai PR GP Ansor Kasengan

“Sambal petis adalah kekayaan kuliner Sumenep. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi sumber penghidupan. Harapan kami, saat mereka kembali ke masyarakat, mereka tidak memulai dari nol,” tambahnya.

Kolaborasi antara Rutan Sumenep dan Aisyiyah Cabang Sumenep ini dinilai sebagai contoh sinergi ideal antara negara dan masyarakat sipil dalam membangun sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan inklusif.  (REDJAVA/$$$)

Berita Terkait

Bimtek LKPM DPMPTSP Sumenep Cetak Lonjakan Investasi Rp32,88 Miliar dalam Dua Hari
Nelayan 72 Tahun Meninggal Dunia, Perahu Karam di Perairan Pakamban Laok Sumenep
Muktamar NU ke-35 Kian Dekat, PCNU Sumenep Ajak Pengurus Perbanyak Munajat dan Riyadhoh
Audiensi PCM Kota Sumenep dan Camat Kota Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
Hadapi Era Disrupsi, MTsN 2 Sumenep Susun Kurikulum Baru Demi Cetak Lulusan Tangguh
BAZNAS Sumenep Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Audit Keuangan Tahun 2025
Hari Kedua Bimtek Investasi DPMPTSP Sumenep, Pelaku Usaha UMK dan Non UMK Dibekali Pengawasan Berbasis Risiko
Tradisi Petik Laut Masalembu Kembali Menggema, Rawatan Samudra Serukan Persatuan dan Pelestarian Laut

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:22 WIB

Bimtek LKPM DPMPTSP Sumenep Cetak Lonjakan Investasi Rp32,88 Miliar dalam Dua Hari

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:11 WIB

Nelayan 72 Tahun Meninggal Dunia, Perahu Karam di Perairan Pakamban Laok Sumenep

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:55 WIB

Muktamar NU ke-35 Kian Dekat, PCNU Sumenep Ajak Pengurus Perbanyak Munajat dan Riyadhoh

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:59 WIB

Audiensi PCM Kota Sumenep dan Camat Kota Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:59 WIB

Hadapi Era Disrupsi, MTsN 2 Sumenep Susun Kurikulum Baru Demi Cetak Lulusan Tangguh

Berita Terbaru