Ketika Dokter Mengetuk Jeruji, Cerita di Balik Layanan Prima Kesehatan Rutan Sumenep

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Tim Medis, dr. Elina.Saat Memeriksa Kondisi Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sumenep

Koordinator Tim Medis, dr. Elina.Saat Memeriksa Kondisi Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, kepedulian itu tumbuh. Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan sekadar menjalani hukuman, tapi juga tentang menjaga harkat kemanusiaan.

Tim medis Rutan Sumenep bergerak cepat menangani lima warga binaan yang mengalami gangguan kesehatan serius. Keluhan mereka beragam: nyeri ulu hati, demam, sesak napas, hingga kesulitan berjalan. Semuanya dirawat intensif di Klinik Pratama Rutan Sumenep, Rabu (15/10/2025)

Baca Juga :  Perkuat Integritas Pemasyarakatan, Empat Petugas Rutan Sumenep Dikukuhkan dalam Satops Patnal Jatim

Koordinator Tim Medis, dr. Elina, menyebut langkah cepat ini bagian dari tanggung jawab moral sekaligus kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di sini, kami bukan hanya tenaga medis kami keluarga bagi mereka. Setiap keluhan kesehatan kami tangani secepat mungkin, karena sakit tidak mengenal status hukum,” ujar dr. Elina dengan nada tegas namun empatik.

Tak berhenti di sana, tim medis juga terus melakukan pemantauan harian agar proses pemulihan warga binaan berjalan optimal.

“Kami pantau tekanan darah, suhu tubuh, dan asupan gizi mereka. Kami ingin memastikan tak ada satu pun yang luput dari perhatian. Ini bentuk nyata kepedulian negara kepada warganya, meski mereka tengah menjalani hukuman,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Heri Sutriadi, menegaskan bahwa peningkatan layanan kesehatan merupakan bagian dari reformasi layanan pemasyarakatan yang lebih humanis.

“Kami ingin memastikan bahwa Rutan bukan tempat kehilangan harapan. Di sini, hak asasi manusia tetap dijunjung tinggi, termasuk hak untuk sehat dan mendapat perawatan medis,” katanya.

Pihaknya menambahkan, pihaknya terus memperkuat sarana medis dan ketersediaan obat-obatan, serta meningkatkan kompetensi petugas kesehatan.

“Kami sedang memperluas fasilitas klinik dan memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Tujuannya jelas agar setiap warga binaan merasakan bahwa negara tetap hadir untuk mereka,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU