BPBD Sumenep : 59 Desa Alami Kekeringan

- Redaksi

Jumat, 13 Oktober 2023 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Dr. Abdul Kadir, MPD

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Dr. Abdul Kadir, MPD

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebanyak 59 Desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur alami kekeringan berdasarkan hasil pemetaan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep.

Hal itu disampaikan Sekretaris BPBD Dr. Abdul Kadir, MPd menuturkan hasil pemetaan daerah kekeringan terbaru itu sudah ditetapkan sebagai lokasi rawan bencana kekeringan dan menjadi obyek pendistribusian air bersih untuk warga.

Baca Juga :  Kemeriahan Haflatul Imtihan Yayasan Madaris Mahwil Ummiyah ke-22 Lapa Daya Dungkek

“Sebanyak 59 desa rawan kekeringan dan tersebar di 19 kecamatan yakni di 10 kecamatan di daratan dan sembilan kecamatan Kepulauan,” katanya, Jum’at (13/10/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai hasil pemetaan terbaru BPBD Sumenep, kata mantan Kabid Dikdas Sumenep itu menyebut ada 59 desa rawan kekeringan terbagi dua yakni 7 desa kering kritis dan 52 kering langka.

Baca Juga :  Sumenep Menangis: Lantaran Sifat Tamak yang Tak Pernah Puas

“Kami sudah mengajukan tambahan pendistribusian air bersih sebanyak 120 tangki lagi, karena ada tambahan jumlah daerah kekeringan di Sumenep,” tandasnya.

Sebelumnya BPBD Sumenep telah melakukan pendistribusian air bersih sekitar 300 tangki berkapasitas 6000 ribu liter. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Hadiah Usai Dikhitan Bikin Anak Tersenyum, SDN Panaongan 3 Tuai Pujian Warga

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun
Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal
Prestasi Membanggakan, Kemenag Sumenep Raih Peringkat 3 Pengelolaan Rekening K/L Terbaik dan Perkuat Komitmen Menuju Zona Integritas
Kepala Bapenda Sumenep Beberkan Peran Pajak Kendaraan dalam Menguatkan PAD
HUT ke-81 RI Jadi Momentum, Pemprov Jatim Bebaskan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus
Kapolresta Sumenep dan Bakesbangpol Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

BERITA TERKAIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Prestasi Membanggakan, Kemenag Sumenep Raih Peringkat 3 Pengelolaan Rekening K/L Terbaik dan Perkuat Komitmen Menuju Zona Integritas

BERITA TERBARU