BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem: Pemudik Diminta Waspada terhadap Hujan Deras dan Angin Kencang

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep Ari Widjajanto

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep Ari Widjajanto

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gelombang peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Trunojoyo, Sumenep, menggema kuat menjelang puncak arus mudik Lebaran.

Fenomena hujan deras dan angin kencang diprediksi bakal menghantam wilayah Sumenep dan sekitarnya hingga akhir Ramadan 1446 Hijriyah. Pemudik diimbau bersiap menghadapi kemungkinan skenario terburuk.

Kepala BMKG Trunojoyo, Ari Widjajanto, mengungkapkan bahwa saat ini Sumenep memasuki fase transisi dari musim penghujan ke kemarau.

Situasi ini menciptakan pola cuaca yang tak menentu, dengan potensi hujan sporadis yang bisa datang tiba-tiba dan berlangsung intens dalam waktu singkat.

“Jangan anggap sepele! Meskipun hujan tidak merata seperti di puncak musim hujan, intensitasnya tetap bisa mengganggu perjalanan. Yang lebih mengkhawatirkan adalah angin kencang yang dapat memicu gelombang tinggi di perairan,” kata Ari Widjajanto, (18/3/2025).

Bagi pemudik yang berencana menyeberang ke kepulauan, peringatan ini bukan sekadar informasi biasa, ini adalah sinyal bahaya yang tak boleh diabaikan.

Baca Juga :  Aliansi Pemuda Timur Daya Sebut PLN Sumenep Tak Maksimal Urusi PLTD Giliyang

Gelombang laut berpotensi meningkat secara tiba-tiba, menciptakan risiko besar bagi perahu kecil dan kapal tradisional yang menjadi tulang punggung transportasi laut di wilayah Sumenep.

“Kami mengimbau seluruh operator kapal dan nelayan agar tidak memaksakan pelayaran jika kondisi cuaca buruk. Di laut, tidak ada tempat berlindung selain kembali ke daratan. Jangan ambil risiko!” ungkapnya.

Tak hanya jalur laut, pemudik yang melintasi jalur darat juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Hujan deras dapat mengurangi jarak pandang, memperbesar risiko kecelakaan, serta meningkatkan potensi pohon tumbang di beberapa titik rawan.

“Dengan peringatan BMKG ini, Kami berharap masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan perjalanan, selalu memperbarui informasi cuaca, dan tidak ragu menunda keberangkatan jika kondisi dinilai berbahaya,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU