Bapenda Sumenep Sisir Destinasi Wisata Baru, Optimalkan PAD Sektor Pariwisata

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bapenda Sumenep Eko Sulistyo, S.Sos Saat Diwawancarai Media KTV dan Media Jatim, Selasa (15/04/2025)

Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bapenda Sumenep Eko Sulistyo, S.Sos Saat Diwawancarai Media KTV dan Media Jatim, Selasa (15/04/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mengintensifkan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dengan memperluas jangkauan pendataan objek pajak di sektor pariwisata.

Kali ini, Bapenda melakukan pendataan di dua destinasi wisata baru yang dinilai memiliki potensi besar untuk menyumbang PAD melalui sektor pajak.

Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bapenda Sumenep, Eko Sulistyo, S.Sos, yang hadir mewakili Kepala Bapenda Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa pendataan ini dilakukan sebagai bagian dari program strategis daerah dalam memetakan potensi pajak dari sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Kami hari ini melaksanakan kegiatan pendataan terhadap dua destinasi wisata, yaitu Destinasi Wisata Amal Berkah Sejahtera yang berlokasi di Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, dan Destinasi Wisata Somber Raje yang berada di Desa Rombiye Timur, Kecamatan Ganding,” terang Eko Sulistyo di sela kegiatan, Selasa (15/04/2025).

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan langsung Bupati Sumenep yang secara konsisten mendorong peningkatan kesadaran pajak masyarakat, termasuk para pelaku usaha pariwisata.

Hal ini penting mengingat sektor pariwisata mulai menunjukkan geliat pertumbuhan pascapandemi, dengan munculnya berbagai destinasi berbasis potensi lokal yang dikelola secara mandiri maupun oleh kelompok masyarakat.

Baca Juga :  Tawa dan Keringat di Halaman saat DWP Bappeda Sumenep Merayakan Merah Putih dengan Cinta dan Canda

 

“Selain pendataan, kami juga memberikan edukasi kepada para pengelola wisata agar memahami kewajiban perpajakan daerah, mulai dari pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak hiburan, hingga retribusi parkir dan jasa lingkungan. Dengan pemahaman ini, kami berharap ada kesadaran kolektif bahwa pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” imbuhnya.

Pendataan ini, menurut Eko, tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem wisata yang tertib administrasi dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Pahlawan ke-78, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Gelorakan Semangat Para Pahlawan

Dalam jangka panjang, keterlibatan aktif pelaku wisata dalam sistem perpajakan daerah akan menciptakan keadilan fiskal dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

“Program ini menjadi penting karena sektor wisata merupakan salah satu tulang punggung ekonomi daerah. Dengan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal yang kita miliki, pajak dari sektor ini bisa menjadi penopang pembangunan yang inklusif,” pungkasnya.

Kegiatan pendataan seperti ini akan terus dilanjutkan ke destinasi-destinasi wisata lainnya di wilayah Kabupaten Sumenep, sebagai bagian dari langkah sistematis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi PAD secara berkelanjutan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri
Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

BERITA TERBARU