Bangun Peradaban Literasi, Dr. Naghfir Wakafkan Buku untuk Santri Yayasan Mahkomah Mahmudah

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangun Peradaban Literasi, Dr. Naghfir Wakafkan Buku untuk Santri Yayasan Mahkomah Mahmudah

Bangun Peradaban Literasi, Dr. Naghfir Wakafkan Buku untuk Santri Yayasan Mahkomah Mahmudah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gerakan literasi santri mulai digelorakan di Kabupaten Sumenep. Yayasan Mahkomah Mahmudah di Desa Batuan mengajak para santri untuk lebih banyak membaca buku daripada menghabiskan waktu bermain telepon genggam.

Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk menguatkan kembali spirit perintah pertama dalam Al-Qur’an, yakni “Iqra” atau membaca, sebagai fondasi membangun generasi santri yang berilmu dan berkarakter.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Gelar Skrining NAPZA, Perkuat Program Rehabilitasi Warga Binaan

Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, S.H., M.H., mengungkapkan hal tersebut saat mewakafkan sejumlah buku untuk perpustakaan Yayasan Mahkomah Mahmudah sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi santri.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk menghidupkan kembali pesan pertama Al-Qur’an, yaitu Iqra’. Karena itu santri harus diarahkan lebih banyak membaca buku daripada larut dalam penggunaan ponsel,” kata Dr. Naghfir, Jum’at (14/03/2026).

Ia menegaskan, penguatan budaya membaca di lingkungan pesantren merupakan langkah penting dalam membangun generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul dalam literasi dan pengetahuan.

“Ini bukan sekadar program membaca, tetapi gerakan membangun peradaban. Kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan mewakafkan buku ke Yayasan Mahkomah Mahmudah agar santri memiliki akses bacaan yang luas,” tegasnya.

Melalui gerakan wakaf buku ini, Yayasan Mahkomah Mahmudah juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berkontribusi memperkaya koleksi perpustakaan, sehingga budaya literasi di kalangan santri dapat terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Hadiri Perayaan Rokat Desa dan Petik Laut di Desa Kertasada, Bupati Ra Fauzi : Sumenep Adalah Kabupaten Tidak Lupa Warisan Leluhur

Berita Terkait

Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat
Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional
GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak
Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV
Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi
Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:59 WIB

Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:26 WIB

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:30 WIB

GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:49 WIB

Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura

Berita Terbaru