Banggar DPR-RI MH Said Abdullah Minta PSSI-Kemenpora-Polri Gandeng FIFA dalam Investigasi Tragedi Berdarah di Kanjuruhan Malang

- Redaksi

Selasa, 4 Oktober 2022 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Banggar DPR-RI MH Said Abdullah (Politisi Asal Sumenep Madura Jawa Timur)

Ketua Banggar DPR-RI MH Said Abdullah (Politisi Asal Sumenep Madura Jawa Timur)

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Duka sangat mendalam sepakbola nasional atas terjadinya tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur pada Sabtu malam (01/10/2022).

Tidak hanya tangis keluarga korban, tetapi juga menuai berbagai reaksi atas peristiwa tragis tersebut.

Kali ini, reaksi datangnya dari Banggar DPR-RI Fraksi PDI-P, MH Said Abdullah yang turut merasa prihatin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia meminta PSSI, Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan juga Mabes Polri untuk mengundang Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) untuk turut serta menginvestigasi tragedi berdarah tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga sepakbola Indonesia di mata dunia internasional.

“Turut berduka yang sangat mendalam untuk para korban, baik yang meninggal dunia ataupun yang menjalani perawatan kesehatan,” kata Ketua Banggar DPR-RI, MH. Said Abdullah.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Sidak Pospam dan Posyan, Pastikan Pelayanan Humanis dan Respons Cepat

Politisi asal Sumenep Madura Jawa Timur berharap kiranya pihak penyelenggara pertandingan, Kemenpora dan juga PSSI serta Pemda setempat bersama masyarakat memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan korban yang dirawat di rumah sakit.

“Ini tragedi pilu yang benar-benar sangat mengejutkan persepakbolaan nasional dan juga deretan tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah sepakbola dunia. Oleh karenanya, kita harus malu dan introspeksi lebih mendalam,” kata MH. Said Abdullah melalui keterangan resminya, Senin (03/10/2022).

Dirinya juga meminta agar liga 1 untuk sementara dihentikan hingga FIFA turun melakukan investigasi dan mengeluarkan rekomendasinya. Hal itu dilakukan kata MH Said Abdullah, semata-mata untuk menjaga marwah kompetisi sepakbola nasional.

Baca Juga :  BNNK Sumenep Dorong Ketahanan Keluarga melalui Pelatihan Lifeskill Tata Boga

“Penyelenggaraan kompetisi sepakbola profesional di tanah air kedepan tidak hanya mengutamakan aspek bisnis, namun juga kepatuhan terhadap aturan FIFA dari semua pihak, agar tragedi di Kanjuruhan Malang tidak akan terulang kembali,” tutur legislator asal Sumenep Madura.

MH Said Abdullah juga mengusulkan, jika nantinya liga 1 kembali bergulir, PSSI wajib melakukan audit di setiap pertandingan sepakbola, saat mulai hingga pertandingan selesai.

Meskipun masalah teknis sepakbola nasional jadi wewenang penuh PSSI, kata MH. Said Abdullah namun Kemenpora harus ikut memberikan pengawasan untuk membantu dan mengingatkan PSSI terkait kemungkinan ketidakpatuhan pihak penyelenggara.

Baca Juga :  P2KD Mapper Cabut Hak Bacakades Tanpa Verifikasi

Legislator asal fraksi Partai PDI-P juga turut mengucapkan ungkapan belasungkawa yang sangat mendalam atas meninggalnya 125 suporter Arema Malang dalam insiden berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang.

Politisi asal Kabupaten ujung timur pulau Madura tersebut juga berharap, semoga dengan terjadinya tragedi pilu di Kanjuruhan Malang ini menjadi yang terakhir dan dapat memberikan pelajaran yang mendalam kepada seluruh pihak untuk lebih mementingkan kemajuan sepak nasional.

“Marilah kita sejenak heningkan cipta berdoa untuk korban yang meninggal dunia, semoga diberikan tempat yang layak disisi-Nya dan kesembuhan bagi korban yang masih dalam perawatan medis serta kesabaran, ketabahan dan keikhlasan pihak keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU