JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Masyarakat Sumenep (APMS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Senin (6/5) pagi.
Dalam aksi itu, mereka mendesak Kejari untuk menuntaskan kasus dugaan penyimpangan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dinilai mandek dan tanpa kejelasan hukum.
Dengan pengawalan ketat dari Polres Sumenep, aksi berlangsung aman dan tertib. Disposisi pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops, AKP Junaedi, S.Pd., bersama Kasat Samapta, AKP Taufik Hidayat, S.H., M.H. Sejumlah personel disebar di titik-titik strategis sekitar kantor Kejari untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Dalam orasinya, massa menyoroti lemahnya penegakan hukum dan mendesak Kejari agar tidak ragu menuntaskan kasus yang menyangkut hak masyarakat kecil tersebut. Mereka juga menuntut adanya transparansi dan keberanian dalam menetapkan tersangka.
Sebagai upaya menjaga keterbukaan informasi dan mencegah eskalasi, aparat kepolisian memfasilitasi komunikasi antara perwakilan pengunjuk rasa dan pihak Kejaksaan Negeri.
Aksi berakhir dengan damai tanpa insiden berarti. Polres Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pengamanan yang humanis serta menjaga ruang demokrasi tetap terbuka bagi seluruh elemen masyarakat. (REDJAVA/Humas****)












