Heroisme Semu dalam Isu Rokok Ilegal

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rausi Samorono, S.H., M.H., M.M., Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep

Rausi Samorono, S.H., M.H., M.M., Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.ESSAI – Bicara soal pemberantasan rokok ilegal memang terdengar sederhana. Namun tanpa tawaran solusi bagi rakyat kecil, sikap itu bukanlah keberpihakan, melainkan pengkhianatan.

Belakangan, publik disuguhi pernyataan lantang Nur Faizin, anggota DPRD Jawa Timur dari PKB, yang mendesak pemerintah untuk segera menindak tegas peredaran rokok ilegal. Gayanya bak pahlawan kesiangan, seolah tengah membela negara dari ancaman besar. Tetapi jika ditelisik lebih dalam, retorika ini justru penuh kontradiksi: vokal dalam penindakan, namun nyaris bisu saat bicara solusi.

Kita tentu sepakat, rokok ilegal memang menggerus penerimaan negara dari sektor cukai dan pajak. Tetapi kenyataan di lapangan jauh lebih kompleks. Di banyak daerah, industri rokok ilegal justru menjadi denyut ekonomi lokal. Ribuan buruh linting, pekerja pengemasan, hingga pedagang kecil menggantungkan hidup dari perputaran ini. Uang beredar di desa-desa, menghidupi pasar, dan menggerakkan roda perekonomian. Fakta ini tak bisa sekadar dihapus dengan jargon “berantas rokok ilegal”.

Akar masalahnya sesungguhnya terletak pada kebijakan pemerintah yang gemar menaikkan tarif cukai rokok tanpa jeda. Kenaikan yang ugal-ugalan itu menjerat pengusaha kecil, terutama UMKM rokok, yang dipaksa bersaing di arena yang jelas timpang dengan pabrikan besar. Alih-alih diberi ruang transisi atau skema perlindungan, rakyat kecil justru disambut dengan pendekatan represif: razia, penyitaan, dan ancaman hukum.

Baca Juga :  Dandim 0827/Sumenep Tinjau Rencana Lokasi TMMD Ke 121 di Kepulauan Kangean

Dan di titik inilah persoalan Nur Faizin tampak jelas. Alih-alih mendorong pemerintah menghadirkan kebijakan yang adil dan berimbang, ia justru menempatkan dirinya di barisan “pembasmi”. Suaranya lantang, tetapi arahnya keliru memberi karpet merah pada kepentingan pabrikan besar, sekaligus menutup telinga dari jeritan pengusaha kecil yang semakin terhimpit.

Seorang wakil rakyat seharusnya hadir sebagai penengah: mendesak penindakan yang adil sekaligus memperjuangkan mekanisme perlindungan bagi UMKM rokok. Namun yang terlihat kini justru sebaliknya: kritik tanpa solusi, sikap tanpa empati, dan heroisme palsu yang pada akhirnya menjelma pengkhianatan terhadap rakyat yang diwakilinya.

Baca Juga :  Jadi Irup SMPN 1 Pragaan, Kapolsek Prenduan Sampaikan Beberapa Pesan Penting

Memberantas rokok ilegal tanpa solusi sama saja dengan memberantas rakyat kecil. Dan jika seorang wakil rakyat hanya berdiri tegak membela kepentingan kapital besar, jangan salahkan bila suatu hari rakyat pun berdiri tegak bukan untuk mendukung, melainkan untuk tidak lagi memilihnya. Sebab suara buruh linting, pedagang kecil, dan pengusaha desa jauh lebih nyaring daripada jargon kosong di ruang sidang dewan. (REDJAVA****)

Penulis : Rausi Samorono, S.H., M.H., M.M., Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep

Editor : REDJAVA

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU