Adanya Pengolahan Beras Terpadu Integrated Rice Milling Unit (RMU), Ini Harapan Bupati Sumenep Untuk Petani Di Kecamatan Arjasa

Sabtu, 4 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Saat Tinjau Pengolahan Beras Terpadu

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Saat Tinjau Pengolahan Beras Terpadu

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Produktivitas para petani padi di wilayah Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean) diharapkan bisa semakin meningkat. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyiapkan Pengolahan Beras Terpadu Integrated Rice Milling Unit (RMU).

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, S.H., M.H., mengatakan, keberadaan pengolahan beras terpadu di Desa Bilis-bilis itu, mampu meningkatkan produkvitas petani, bahkan bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan beras premium.

Baca Juga :  Manding Distrik Festival 2025 Resmi Dibuka, Panggung Meriah Budaya dan Ekonomi Rakyat

“Semoga, RMU ini bermanfaat bagi para petani di Pulau Kangean untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Bupati di sela-sela peninjauan RMU, di Kecamatan Arjasa, Sabtu (04/06/2022).

Pihaknya menilai potensi beras di Pulau Kangean ini cukup besar, yaitu sekitar 50 ribu ton pertahun.

Sehingga RMU ini untuk meningkatkan harga dengan memproduksi beras premium.

Baca Juga :  Gandeng Sakolaan Tastaman Nurul Anwar, Lesbumi NU Gapura Gelar Molodhan dan Lesehan Kebudayaan

“RMU mampu menggiling gabah menjadi beras dua sampai tiga ton perjam, dengan kemampuan operasional delapan jam dalam sehari. Jadi mesin ini bisa meng-cover 600 ton gabah pertahun,” kata dia.

Sekedar diketahui, pembangunan pengolahan beras terpadu saat ini sudah berdiri kokoh telah siap untuk dioperasikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, S.TP., M.Si., menambahkan, saat ini, RMU belum bisa beroperasi, karena pihaknya perlu berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Keungan (BPK) mengenai pengelolaan beras terpadu itu.

Baca Juga :  Sembilan Pejabat Eselon II Resmi Dilantik di Pendopo Agung Keraton Sumenep

“Kami rencanakan pengelolaan RMU oleh salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yaitu PD Sumekar,” tambahnya.(REDJAVA/HUMAS)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru