Nanang Wahyudi: Pengusaha Rantau yang Menitipkan Pulau Kelahiran

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nanang Wahyudi: Pengusaha Rantau yang Menitipkan Pulau Kelahiran

Nanang Wahyudi: Pengusaha Rantau yang Menitipkan Pulau Kelahiran

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Di tengah gemuruh Jakarta yang tak pernah benar-benar tidur, nama Nanang Wahyudi tumbuh sebagai pengusaha perantau yang meneguhkan diri. Ia berhasil menaklukkan kerasnya pusat ekonomi negeri, namun tak sekalipun membiarkan ingatannya tercerabut dari Pulau Sapudi tanah kelahiran yang membentuk watak, kesabaran, dan cara pandangnya tentang hidup.

Bagi Nanang, merantau bukanlah peristiwa meninggalkan, melainkan cara lain untuk kembali. Dari kejauhan, rasa memiliki justru mengeras menjadi tanggung jawab. Maka ketika ia mengucapkan kalimat sederhana, “Saya titip Pulau Sapudi,” itu bukan sekadar luapan emosi perantau, melainkan pesan moral yang jernih: ada wilayah kepulauan yang terlalu lama berada di pinggir perhatian, menunggu keadilan pembangunan yang nyata air bersih, jalan yang layak, pelabuhan yang manusiawi, layanan kesehatan yang terjangkau, serta kesempatan ekonomi yang setara.

Baca Juga :  BNNK Sumenep Evaluasi Pendidikan Anti Narkoba pada Keluarga: Perkuat Peran Orang Tua Sebagai Garda Terdepan

Nanang memilih jalan yang tidak ramai. Ia tidak berdiri di panggung politik, tidak menagih posisi, tidak pula memburu proyek. Kepeduliannya disampaikan dengan bahasa yang lebih sunyi namun bermakna: melalui kontribusi sosial, pesan-pesan publik yang santun, dan ikhtiar usaha yang membawa nilai.

Baginya, bisnis bukan sekadar kalkulasi laba, melainkan medium pengabdian mengangkat identitas lokal, menjaga nilai keislaman, serta menumbuhkan kebanggaan daerah yang sering terpinggirkan oleh arus besar modernisasi.

Dalam dirinya, kita melihat wajah lain diaspora Madura: mereka yang berhasil di pusat, tetapi gelisah melihat pinggiran tertinggal. Nanang berdiri sebagai jembatan dua dunia Jakarta yang memberi peluang dan Sapudi yang menunggu kehadiran negara dengan lebih adil dan manusiawi.

Baca Juga :  Memasuki Bulan Suci Ramadhan, Ribuan Santri di Sumenep Pulang Kampung

Di saat banyak orang pulang dengan klaim dan janji, Nanang pulang dengan titipan. Dan justru di sanalah letak kekuatan kisahnya: seorang pengusaha rantau yang setia, bukan dengan sorak-sorai, melainkan dengan tanggung jawab yang tak pernah putus kepada tanah kelahirannya. (REDJAVA****)

Penulis : Gus Dolla Jum'at (02/02/2025)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU