Viral Pernyataan Ketua DKD di WhatsApp : Peran Saka Nasional ini, Kwarda Fix Tidak Berpartisipasi.

- Redaksi

Kamis, 8 September 2022 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DKD Pramuka Jawa Timur

Kantor DKD Pramuka Jawa Timur

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peran Saka merupakan Perkemahanan antar Satuan Karya Pramuka sebagai ajang pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Satuan Karya Pramuka, berbentuk perkemahan yang akan diselenggarakan oleh Kwartir Nasional.

Diketahui bahwa berdasarkan Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 023 Tahun 2022 tentang Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional, disebutkan bahwa kegiatan akan diselenggarakan pada tanggal 2 sampai dengan 9 Oktober 2022 di Bumi Perkemahan Depati Amir, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dinantikan oleh Pramuka Penegak Pandega di seluruh Indonesia termasuk salah satunya adalah Jawa Timur. Kamis (08/09/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini di media WhatsApp sedang viral pembahasan mengenai keikutsertaan Pramuka Jawa Timur yang dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Hal tersebut dinyatakan oleh Ketua DKD dalam grup WhatsApp yang di dalamnya ada seluruh Ketua DKC Pramuka se Jawa Timur.

Baca Juga :  Lebaran 2024, Kapal Cepat Ekspres Bahari 9C Layani Arus Mudik dan Balik Gratis, Berikut ini Rutenya

Berdasarkan pesan yang beredar dan diduga ditulis oleh Ketua Dewan Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Ahmad Fawwaz Robi’ Pradana ini, dirinya memastikan bahwa Kwarda Jatim tidak akan berpartisipasi dan akan membuat peran Saka sendiri yang akan dikemas secara lebih besar.

“Jadi yang jelas, untuk peran Saka Nasional ini, Kwarda Fix tidak akan berpartisipasi. kemudian saat ini sedang ada wacana yang masih di godok untuk membuat peran Saka sendiri yang lebih besar dan meriah,” tulisnya di Grup WhatsApp.

Pernyataan tersebut kemudian mendapatkan banyak tanggapan dari DKC yang lain salah satunya adalah dari DKC Pamekasan.

Baca Juga :  Soroti Isu Lingkungan, AMI Akan Gelar Aksi Besar di PT Minyak Ikan Dorang dan DLH Surabaya

Menurut Nurahmad Ketua DKC Pamekasan, mengatakan bahwa tidak berpartisipasinya Pramuka Jawa Timur akan berdampak terhadap anggota Pramuka di Satuan Karya yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini pun menurut Rahmat juga akan menurunkan keaktifan dan semangat para anggota Pramuka yang ada di SAKA (Satuan Karya).

” Yang pasti Satuan Karya telah mengetahui adanya informasi Peran Saka Nasional ini, Saya harap mereka tidak menjadi korban dalam polemik antara Kwarda Jatim dengan Kwartir Nasional”

Selain itu, Nurahmad juga menambahkan bahwa potensi anggota Pramuka untuk mengikuti kegiatan nasional biasanya sangat tinggi, jika kemudian Kwarda tidak akan berpartisipasi pada kegiatan tersebut maka dampaknya adalah para anggota Pramuka yang ada di Cabang, serta bisa berpotensi masalah yang lebih besar karena akan dianggap Kwarda Jatim membuat kegiatan tandingan.

Baca Juga :  Merajut Kenangan, Menjaga Warisan Pengabdian: Kemenag Sumenep Temui Para Sesepuh di Momen HAB ke-80

Adapun menurut aktivis Pramuka Jatim Regina Ajeng Istiqomah juga turut memberikan tanggapan dan kritik bahwa giat nasional diadakan tidak setiap tahun, dirinya menghendaki adanya solusi dari pemimpin T/D Jawa Timur, karena hal ini dipastikan berkelanjutan dan tidak ada habisnya jika benalunya tidak diputuskan.

” Kami menunggu hasil hasil yang bisa benar-benar menjadi solusi untuk Pramuka Jawa Timur tidak hanya internal Kwarda Jatim, agar hal seperti ini bisa segera usai, karena tidak hanya peran SAKA, melainkan kegiatan Kwarnas yang lain sangat dinantikan oleh Pramuka Jawa Timur,” ujarnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

BERITA TERBARU