JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Kabupaten Sumenep tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Pemerintah Kabupaten Sumenep memanfaatkan momentum tersebut untuk mengirim pesan kuat bahwa koperasi harus menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi daerah sekaligus pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Pesan itu disampaikan langsung Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., saat memimpin Upacara Gabungan di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (13/7/2026).
Upacara berlangsung khidmat dengan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, S.Sos, M.Si bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, staf ahli bupati, para asisten, seluruh kepala OPD, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Tidak hanya menjadi ajang refleksi terhadap perjalanan koperasi nasional, peringatan Harkopnas tahun ini juga menjadi momentum penghargaan. Pemerintah Kabupaten Sumenep menyerahkan penghargaan kepada koperasi-koperasi berprestasi yang dinilai berhasil membangun tata kelola organisasi, meningkatkan kesejahteraan anggota, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam amanatnya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan bahwa koperasi merupakan fondasi ekonomi rakyat yang hingga kini tetap relevan menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, penguatan koperasi harus menjadi gerakan bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Alhamdulillah, Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada seluruh insan koperasi yang telah bekerja keras menggerakkan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan,” kata Bupati Fauzi dihadapan ratusan ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.
Orang nomor wahid di kabupaten Sumenep itu menilai, penghargaan kepada koperasi berprestasi bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan pesan bahwa koperasi yang sehat, profesional, dan inovatif akan menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan daerah.
“Saya mengucapkan selamat kepada koperasi yang menerima penghargaan. Prestasi ini hendaknya menjadi inspirasi bagi koperasi lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola, dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Achmad Fauzi juga mengaitkan penguatan koperasi dengan kebijakan nasional melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Menurutnya, langkah tersebut merupakan strategi membangun ekonomi Indonesia dari desa, sekaligus memperkuat pelaksanaan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi awal lahirnya ekosistem koperasi yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing. Ini bukan sekadar program, tetapi investasi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa,” tegas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Di akhir amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN dan pemangku kepentingan untuk menjadikan semangat berkoperasi sebagai budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi, integritas, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah akan terus berdiri bersama koperasi. ASN juga merupakan bagian dari gerakan koperasi. Karena itu saya mengajak seluruh jajaran pemerintah bekerja dengan penuh semangat, menjaga integritas, serta mengedepankan tanggung jawab agar koperasi benar-benar menjadi motor penggerak kemajuan Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.
Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa koperasi tetap memiliki posisi strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Di tengah dinamika ekonomi nasional, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis koperasi akan terus berkembang menjadi lembaga ekonomi yang profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah, gerakan koperasi, dunia usaha, dan masyarakat, Sumenep menargetkan lahirnya koperasi-koperasi yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing hingga tingkat nasional.












