Mahasiswa UMM Asal Sumenep Gaungkan Gerakan Madura Literat, Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Baca Tulis

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fitrah Fadhihilah Rahman, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Asal Desa Paberasan Sumenep

Fitrah Fadhihilah Rahman, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Asal Desa Paberasan Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.MALANG – Gagasan besar untuk membangun Madura melalui budaya literasi datang dari kalangan mahasiswa. Fitrah Fadhihilah Rahman, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mengajak masyarakat menjadikan membaca dan menulis sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia melalui gerakan Madura Literat.

Ajakan tersebut disampaikan melalui video kampanye literasi yang mendapat perhatian luas di media sosial. Dalam video itu, Fadhil mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas literasi masyarakat.

Menurutnya, Madura memiliki modal budaya yang kuat melalui tradisi lisan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, tanpa diimbangi budaya membaca dan menulis yang semakin baik, potensi tersebut akan sulit berkembang menjadi kekuatan yang mampu meningkatkan daya saing daerah.

“Madura memiliki budaya tutur yang kuat. Namun, tanpa dibarengi keseriusan membangun literasi baca tulis, kondisi ini dapat menjadi hambatan utama bagi kemajuan,” ujar Fadhil.

Ia menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi Madura, mulai dari pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang melambat, belum meratanya akses terhadap bahan bacaan, hingga meningkatnya ancaman penyebaran hoaks di era digital.

Meski demikian, Fadhil menegaskan bahwa perubahan bukan sesuatu yang mustahil. Ia mencontohkan Gerakan Lubuk Literasi di Pamekasan sebagai bukti bahwa keterbatasan fasilitas tidak menghalangi lahirnya inovasi. Gerakan tersebut dinilai berhasil membuka ruang belajar sekaligus mendorong kreativitas anak-anak desa melalui budaya membaca dan menulis.

Baca Juga :  Diduga Tidak Konsentrasi ke Arah Depan, Mobil Misterius Tabrak Sepeda Motor R2 di Jalan Raya Joko Tole Lingkar Barat Babbalan KM-4

Selain itu, upaya digitalisasi sastra lisan juga disebut memberi dampak positif terhadap penguatan literasi budaya dengan peningkatan yang mencapai 32,75 persen. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan penguatan literasi dapat berjalan beriringan.

Fadhil juga menilai pesantren memiliki peran penting dalam membangun ekosistem literasi di Madura. Melalui tradisi dakwah bil-kitabah, penguatan perpustakaan, serta pemanfaatan teknologi digital, pesantren diyakini mampu melahirkan generasi yang lebih kritis, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Generasi yang kritis tidak lahir dalam semalam. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pesantren, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat agar budaya literasi benar-benar menjadi gerakan bersama,” katanya.

Mahasiswa asal Desa Paberasan Sumenep itu berharap gerakan Madura Literat tidak berhenti sebagai kampanye di media sosial, tetapi berkembang menjadi gerakan nyata yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat daya saing Madura di tingkat nasional.

“Saatnya kita wujudkan Madura Literat. Madura Hebat,” tegas Fadhil menutup kampanyenya.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU