JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep bergerak cepat menyikapi perubahan regulasi pendidikan tinggi nasional.
Acara bertajuk Sharing Pengembangan Penjaminan Mutu Berbasis Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 digelar secara daring lewat Zoom Meeting.
Kegiatan ini dihadiri seluruh pimpinan dan pengelola perguruan tinggi NU se-Kabupaten Sumenep, Senin (6/7/2026).
Forum ini menjadi langkah strategis menyamakan persepsi terhadap Standar Nasional Pendidikan Tinggi terbaru.
Di tengah tuntutan agar perguruan tinggi tak hanya adaptif, tapi juga harus memiliki tata kelola yang profesional serta berorientasi pada kualitas layanan publik.
Ketua LPTNU PCNU Sumenep, Syafiqurrahman, menegaskan pembaruan wawasan regulasi adalah keharusan bagi seluruh jajaran.
“Seluruh pengelola perguruan tinggi wajib mengikuti perkembangan aturan pemerintah. Ini agar kebijakan yang dijalankan selaras ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Kesesuaian dengan regulasi terbaru, lanjut dia, menjadi kunci agar lembaga pendidikan NU tetap dipercaya masyarakat.
“Dengan begitu, kita bisa mewujudkan perguruan tinggi yang kredibel dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris LPTNU PCNU Sumenep, Dedi Eko Riyadi, menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar berbagi informasi, melainkan mempererat sinergi antarlembaga.
“Forum ini juga menjadi media silaturahim untuk memperkuat kerja sama antar perguruan tinggi NU di Sumenep,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan sejumlah program unggulan yang segera direalisasikan, termasuk cita-cita pendirian Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumenep.
“Kami akan perkuat jurnal ilmiah, sistem penjaminan mutu, dan terus dorong langkah pendirian UNU Sumenep demi akses pendidikan berkualitas daerah,” jelasnya.
Ketua PCNU Sumenep, KH. MD. Widadi Rahim, mengapresiasi langkah tersebut dan mengingatkan tantangan ke depan semakin kompleks.
“Perguruan tinggi butuh kepemimpinan visioner, tata kelola adaptif, dan kerja sama yang kuat antarlembaga,” tegasnya.
Ia berharap program yang disiapkan LPTNU benar-benar membawa dampak nyata bagi kemajuan pendidikan.
“Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Saya tunggu langkah nyata yang manfaatnya dirasakan lembaga maupun masyarakat luas,” pungkas KH. Widadi Rahim.












