Call Center 112 Jadi Senjata Baru Pemkab Sumenep Selamatkan Anak Putus Sekolah

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiskominfo Indra Wahyudi dan Kepala Bidang Teknologi Informasi Diskominfo, Chairul Arif Hidayat

Kadiskominfo Indra Wahyudi dan Kepala Bidang Teknologi Informasi Diskominfo, Chairul Arif Hidayat

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat langkah nyata dalam memastikan tidak ada anak yang kehilangan haknya untuk mengenyam pendidikan. Di tengah upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, Pemkab Sumenep kini mengajak masyarakat menjadi bagian penting dalam gerakan bersama menekan angka putus sekolah melalui layanan Call Center 112 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.

Inisiatif ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mempercepat deteksi dini terhadap anak-anak usia sekolah yang tidak lagi melanjutkan pendidikan. Melalui laporan masyarakat, pemerintah dapat bergerak lebih cepat melakukan pendataan, pendampingan, hingga mencari solusi terbaik agar anak-anak tersebut kembali memperoleh kesempatan belajar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menegaskan bahwa keberhasilan menekan angka putus sekolah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Pendidikan adalah hak dasar setiap anak. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui ada anak usia sekolah yang tidak lagi bersekolah. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula pemerintah dapat mengambil langkah penanganan,” ujar Indra Wahyudi, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, layanan Call Center 112 hadir bukan sekadar sebagai pusat pengaduan, tetapi juga menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan respons cepat, termasuk persoalan pendidikan.

“Call Center 112 merupakan instrumen pelayanan publik yang kami optimalkan untuk mendukung program-program prioritas daerah. Setiap laporan yang masuk akan diteruskan kepada perangkat daerah terkait agar segera ditindaklanjuti secara profesional dan terukur,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Teknologi Informasi Diskominfo Kabupaten Sumenep, Chairul Arif Hidayat menjelaskan bahwa sistem layanan Call Center 112 telah dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam menyampaikan informasi maupun pengaduan penting kapan saja.

Baca Juga :  Wakapolres Sumenep Kompol. Soekris Trihartono S.Sos Pimpin Operasi Gabungan Dalam Rangka Pencegahan PMK

Ia mengatakan, laporan terkait anak putus sekolah menjadi salah satu perhatian serius yang akan langsung diteruskan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep guna mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Ketika masyarakat menemukan anak usia sekolah yang tidak lagi mengikuti proses pendidikan, cukup menghubungi 112. Informasi tersebut akan kami teruskan kepada Dinas Pendidikan agar segera dilakukan verifikasi dan penanganan sesuai kondisi yang dihadapi anak tersebut,” jelas Chairul.

Menurut Chairul, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam membantu pemerintah menemukan kasus-kasus yang selama ini belum terjangkau oleh sistem pendataan formal.

“Sering kali masyarakat sekitar menjadi pihak pertama yang mengetahui kondisi anak-anak yang berhenti sekolah. Karena itu kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dengan melaporkan informasi tersebut melalui layanan 112,” katanya.

Program ini sejalan dengan visi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan dapat diakses oleh seluruh anak tanpa terkecuali.

Baca Juga :  Aksi Kurve Dispusip Sumenep dan Yonif 931/JK Jadi Langkah Nyata Menjaga Cagar Budaya

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkab Sumenep optimistis angka putus sekolah dapat terus ditekan dari tahun ke tahun. Kehadiran Call Center 112 diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai solusi yang mampu mengembalikan anak-anak ke bangku pendidikan dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.

Dengan layanan yang aktif selama 24 jam penuh dan bebas biaya, masyarakat kini memiliki saluran yang cepat, mudah, dan terpercaya untuk turut mengawal masa depan pendidikan generasi muda Sumenep. Sebab di balik satu laporan yang disampaikan, tersimpan harapan besar untuk mengubah kehidupan seorang anak dan mewujudkan Sumenep yang semakin maju, cerdas, dan berdaya saing. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU