Gaungkan Identitas Budaya, PKDI Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Tari di Hari Tari Sedunia 2026

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaungkan Identitas Budaya, PKDI Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Tari di Hari Tari Sedunia 2026

Gaungkan Identitas Budaya, PKDI Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Tari di Hari Tari Sedunia 2026

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Hari Tari Sedunia 2026 menjadi momentum strategis untuk kembali meneguhkan identitas budaya bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam menjaga eksistensi seni tari sebagai warisan luhur yang tak ternilai.

Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, menyampaikan bahwa seni tari bukan sekadar pertunjukan, melainkan cerminan nilai-nilai kehidupan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Tari bukan hanya seni gerak, tetapi representasi jiwa dan identitas bangsa yang harus terus kita jaga bersama,” kata H. Ubaid Abdul Hayat, Rabu (29/04/2026) malam.

Dalam suasana peringatan yang sarat makna ini, ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan budaya di tangan generasi muda. Menurutnya, peran anak muda sangat krusial dalam memastikan seni tari tidak tergerus zaman.

“Generasi muda harus menjadi garda terdepan, bukan sekadar penikmat, tetapi pelaku aktif dalam melestarikan seni budaya,” ujarnya.

Lebih jauh, Ubaid menilai bahwa Kabupaten Sumenep memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk ragam seni tari tradisional yang sarat filosofi dan nilai kearifan lokal.

“Sumenep punya potensi budaya yang sangat kuat. Ini harus kita dorong agar dikenal lebih luas, bahkan hingga ke panggung internasional,” tegas H. Obet sapaan akrabnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Tari Sedunia sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa.

“Mari kita jadikan seni tari sebagai kekuatan pemersatu. Dengan menjaga budaya, kita sedang menjaga masa depan bangsa,” pungkasnya.

Peringatan Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga gerakan kolektif dalam merawat dan mengembangkan warisan budaya Indonesia di tengah perubahan zaman. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Komisi III DPRD Sumenep Soroti Kejanggalan Dua Proyek Penanganan Banjir

Berita Terkait

Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi
Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah
Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan
Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi
Respons Cepat Bencana, Pemkab Sumenep Salurkan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran Dusun Kalompang
Bazar Literasi dan Batik Lebatu SDN Lenteng Barat I Sumenep Tuai Apresiasi, Lahirkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing
BLT DD Ekstrem Desa Gayam Cair, Penerima Stroke Terima Bantuan Rp900 Ribu di Rumah

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 22:31 WIB

Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:05 WIB

Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah

Senin, 15 Juni 2026 - 21:08 WIB

Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIB

Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 18:19 WIB

PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi

Berita Terbaru