Terungkap! Kekerasan Seksual Anak di Kangean Libatkan 7 Pelaku, Polisi Kejar 2 Buronan

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum korban, Diyaul Hakki Saat Konferensi Pers Di Cafe Ayoka

Kuasa hukum korban, Diyaul Hakki Saat Konferensi Pers Di Cafe Ayoka

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur mengguncang wilayah Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Seorang anak perempuan berusia 14 tahun diduga menjadi korban tindakan kejahatan seksual yang dilakukan secara berulang oleh sejumlah pelaku.

Peristiwa ini kini telah ditangani aparat kepolisian dari Polsek Kangean setelah laporan resmi diterima. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terdapat tujuh orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Dari jumlah itu, lima orang telah diamankan, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran karena diketahui berada di luar wilayah Pulau Kangean.

Baca Juga :  Inilah TR Kapolri Terbaru 22 Agustus 2022, Kapolri Mutasi 24 Polisi terkait Kasus Sambo : Ada Bripka R dan Bharada E

Aparat kepolisian terus melakukan pengembangan guna mengungkap secara detail peran masing-masing pelaku dalam kasus yang diduga berlangsung sejak tahun 2025 hingga 2026 di wilayah Kecamatan Arjasa tersebut.

Kuasa hukum korban, Diyaul Hakki, menegaskan bahwa perkara ini merupakan kejahatan serius yang harus ditangani secara maksimal oleh aparat penegak hukum.

“Ini adalah tindak pidana yang sangat serius, karena korbannya masih anak di bawah umur dan dilakukan secara bersama-sama. Kami mengapresiasi langkah cepat aparat yang telah mengamankan sebagian pelaku,” ujarnya saat konferensi pers di Cafe Ayoka Sumenep, Minggu (12/04/2026).

Namun demikian, pihaknya mendesak agar dua pelaku lainnya segera ditangkap agar proses hukum dapat berjalan secara utuh dan tidak menyisakan celah keadilan.

“Kami meminta aparat segera menangkap dua pelaku yang masih buron, agar seluruh pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tambah Diyaul Hakki

Lebih jauh, Diyaul Hakki menekankan pentingnya perlindungan terhadap korban, terutama dari sisi psikologis, mengingat dampak trauma yang ditimbulkan dari kasus kekerasan seksual terhadap anak.

“Penanganan perkara ini harus mengedepankan perlindungan anak. Kami berharap identitas korban dijaga ketat dan tidak disebarluaskan, demi mencegah trauma yang lebih dalam,” pungkasnya.

Pihak kuasa hukum memastikan akan terus mengawal proses hukum hingga seluruh pelaku diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Puncak World Environment Daya, DLH Sumenep Tanam 500 Pohon

Kasus ini menjadi perhatian serius masyarakat dan diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat untuk memperkuat sistem perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sembari mendukung penuh proses hukum yang tengah berjalan. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Saat Medali Dikalungkan di Rumah Sakit: Kisah Seorang Pejuang Olahraga Sumenep Bernama Fettum Muksin Alkatiri

Berita Terkait

Bakti TNI AD 2026 Jadi Momentum Sinergi, Pemkab Sumenep Siap Dukung Pembangunan Madura
Dominasi Arena Bupati Cup 2026, Kontingen MAN 1 Sumenep Borong 11 Gelar dan Sabet Predikat Pesilat Terbaik
Disdik Sumenep Mulai Terapkan Program Diniyah, Sasar Penguatan Akhlak dan Karakter Siswa
Buka Bupati Sumenep Cup V, Staf Ahli Bupati Tegaskan Komitmen Cetak Pesilat Berprestasi Sejak Usia Pelajar
Bangun Karakter Generasi Muda, PPI Sumenep Gelar Kemah Kepemimpinan
Eks Sekdakab Sumenep Jadi Responden Sensus Ekonomi di RT 02 RW 04 Karangduak
Setelah 36 Tahun Berpisah, Alumni PGAN Sumenep Angkatan 1990 Lepas Rindu di Ponpes Miftahul Khair Bangkalan
PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:38 WIB

Bakti TNI AD 2026 Jadi Momentum Sinergi, Pemkab Sumenep Siap Dukung Pembangunan Madura

Senin, 6 Juli 2026 - 10:07 WIB

Dominasi Arena Bupati Cup 2026, Kontingen MAN 1 Sumenep Borong 11 Gelar dan Sabet Predikat Pesilat Terbaik

Senin, 6 Juli 2026 - 08:07 WIB

Disdik Sumenep Mulai Terapkan Program Diniyah, Sasar Penguatan Akhlak dan Karakter Siswa

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:07 WIB

Buka Bupati Sumenep Cup V, Staf Ahli Bupati Tegaskan Komitmen Cetak Pesilat Berprestasi Sejak Usia Pelajar

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:36 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda, PPI Sumenep Gelar Kemah Kepemimpinan

Berita Terbaru