BREAKING NEWS: Video Viral di Grup Aliansi Indonesia Raya, Ibu Rumah Tangga di Ambunten Tewas Tertimpa Pohon

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon Kelapa Roboh Yang Menewaskan Ibu Rumah Tangga di Desa Keles Kecamatan Ambunten, Sabtu (07/03/2026)

Pohon Kelapa Roboh Yang Menewaskan Ibu Rumah Tangga di Desa Keles Kecamatan Ambunten, Sabtu (07/03/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Sebuah video yang beredar dan viral di grup percakapan Aliansi Indonesia Raya memperlihatkan peristiwa tragis yang terjadi di Desa Keles, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (7/3/2026).

Dalam video tersebut disebutkan bahwa seorang ibu rumah tangga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon kelapa yang roboh di wilayah desa setempat.

Pada rekaman video yang beredar, juga terdengar suara seseorang yang diduga warga setempat dengan logat Madura yang mengatakan, “Iya binina Qosim mate, ekarobbui nyior. Mate nyiorra robbu reya, duh ya Allah… Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.”

Ucapan tersebut menggambarkan kepanikan sekaligus duka atas kejadian yang menimpa korban.

Sementara itu, Kepala Desa Keles, Kecamatan Ambunten, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menceritakan bahwa kejadian itu bermula ketika keluarga Qosim keluar ke teras rumahnya dengan rencana hendak mencari rumput untuk pakan ternak.

“Waktu itu keluarga Qosim keluar ke teras rumah, rencananya mau mencari rumput untuk ternaknya. Namun saat baru keluar, tiba-tiba angin kencang merobohkan pohon kelapa yang kemudian menimpa istrinya,” ungkap Kepala Desa Keles.

Akibat kejadian tersebut, istri Qosim meninggal dunia setelah tertimpa batang pohon kelapa yang roboh secara mendadak.

Baca Juga :  Ledakan Semangat dari Timur Madura: PBSI Sumenep Gelar Bupati Cup 2025 Cetak Generasi Emas Bulutangkis

Beredarnya video tersebut langsung memicu keprihatinan di kalangan anggota grup.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari para anggota grup Aliansi Indonesia Raya atas musibah yang menimpa korban dan keluarganya.

Namun hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Sumenep terkait kronologi lengkap maupun identitas korban dalam peristiwa tersebut. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Sulaisi Perkuat Fondasi APSI Lewat Konsolidasi Nasional dan Literasi Digital

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

BERITA TERBARU