JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Sebuah video yang beredar dan viral di grup percakapan Aliansi Indonesia Raya memperlihatkan peristiwa tragis yang terjadi di Desa Keles, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (7/3/2026).
Dalam video tersebut disebutkan bahwa seorang ibu rumah tangga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon kelapa yang roboh di wilayah desa setempat.
Pada rekaman video yang beredar, juga terdengar suara seseorang yang diduga warga setempat dengan logat Madura yang mengatakan, “Iya binina Qosim mate, ekarobbui nyior. Mate nyiorra robbu reya, duh ya Allah… Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.”
Ucapan tersebut menggambarkan kepanikan sekaligus duka atas kejadian yang menimpa korban.
Sementara itu, Kepala Desa Keles, Kecamatan Ambunten, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menceritakan bahwa kejadian itu bermula ketika keluarga Qosim keluar ke teras rumahnya dengan rencana hendak mencari rumput untuk pakan ternak.
“Waktu itu keluarga Qosim keluar ke teras rumah, rencananya mau mencari rumput untuk ternaknya. Namun saat baru keluar, tiba-tiba angin kencang merobohkan pohon kelapa yang kemudian menimpa istrinya,” ungkap Kepala Desa Keles.
Akibat kejadian tersebut, istri Qosim meninggal dunia setelah tertimpa batang pohon kelapa yang roboh secara mendadak.
Beredarnya video tersebut langsung memicu keprihatinan di kalangan anggota grup.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari para anggota grup Aliansi Indonesia Raya atas musibah yang menimpa korban dan keluarganya.
Namun hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Sumenep terkait kronologi lengkap maupun identitas korban dalam peristiwa tersebut. (REDJAVA****)












