Ultimatum Bupati Sumenep: Pengelola MBG Wajib Jaga Kualitas Makanan, Pelanggaran Akan Dilaporkan

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Kecamatan Guluk-Guluk bersama Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI), camat setempat,

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Kecamatan Guluk-Guluk bersama Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI), camat setempat,

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep Dr. H..Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., mengeluarkan ultimatum kepada seluruh pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sumenep agar menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada para siswa.

Peringatan itu disampaikan saat kunjungan kerja Bupati di Kecamatan Guluk-Guluk bersama Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI), camat setempat, serta pengurus organisasi desa pada Rabu.

Bupati Fauzi menegaskan, program MBG merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak sekolah.

Karena itu, setiap dapur yang terlibat dalam program tersebut wajib mematuhi standar kebersihan, kualitas bahan, serta proses pengolahan makanan.

“Program makan bergizi gratis ini menyangkut kesehatan dan masa depan anak-anak kita. Karena itu, saya minta seluruh pengelola dapur benar-benar menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada siswa,” kata Bupati Fauzi.

Menurutnya, makanan yang didistribusikan kepada pelajar harus dipastikan aman, higienis, serta memenuhi standar gizi yang dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Baca Juga :  Hallo Masyarakat Sumenep! Jangan Lewatkan Momentum Emas Pajak Kendaraan 2026!

Bupati Fauzi juga mengingatkan agar proses pengolahan makanan mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi ke sekolah dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.

“Mulai dari bahan baku, proses memasak, sampai distribusi harus diperhatikan dengan serius. Jangan sampai program yang baik ini justru menimbulkan masalah kesehatan bagi anak-anak,” ujarnya.

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berencana melakukan inspeksi langsung ke sejumlah dapur MBG yang beroperasi di berbagai kecamatan.

Baca Juga :  KURSI KAJARI SUMENEP BERPUTAR CEPAT: INILAH SOSOK PENGGANTI KEDUA DALAM HITUNGAN BULAN

Pemeriksaan itu bertujuan memastikan standar kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, serta prosedur produksi benar-benar dipatuhi oleh seluruh pengelola.

“Kami akan melakukan pengecekan langsung. Jika ditemukan pelanggaran atau kualitas makanan tidak sesuai standar, tentu akan ada tindakan tegas,” tegas Bupati Fauzi.

Bahkan, Fauzi menyatakan pemerintah daerah tidak akan ragu melaporkan pengelola dapur yang terbukti mengabaikan kualitas makanan kepada Badan Gizi Nasional.

“Kalau ada dapur yang bermain-main dengan kualitas makanan anak-anak, kami siap melaporkannya ke Badan Gizi Nasional. Ini soal kesehatan generasi masa depan,” katanya.

Orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga mengajak masyarakat, guru, serta orang tua siswa untuk ikut mengawasi pelaksanaan program MBG di sekolah.

Baca Juga :  Pantarlih Lebih Kebutuhan, Ini Langkah PPS Selanjutnya

Menurut Fauzi, partisipasi publik sangat penting agar program tersebut benar-benar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan anak-anak di Kabupaten Sumenep.

“Anak-anak berhak mendapatkan makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Ini tanggung jawab bersama agar program MBG benar-benar memberi manfaat bagi generasi masa depan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

MPLS Ramah SMPN 2 Sumenep Dimulai, Pendidikan Karakter, Budaya Madura dan Peran Ayah Bersatu Sambut 320 Siswa Baru
KPRI Syariah Al Ikhlas Kemenag Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi, Bukti Koperasi Syariah Mampu Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Lewat Program KBSB TNI, Warga Desa Mandala Sumenep Miliki Akses Aman Jembatan Beton
Edukasi Bela Negara Dikemas Menarik, Yonif TP 931/KJ Sambut 124 Siswa Binar Junior High School Lewat Ketahanan Pangan dan Atraksi Prajurit
GAMAS, Terobosan Menyentuh SDN Pakandangan Sangra: Peran Ayah Jadi Kunci Sukses MPLS
Didampingi Kadisdik, Bupati Sumenep Pantau Langsung MPLS di SMPN 1
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Hari Pertama MPLS di SMAN 1 Ambunten, 230 Siswa Baru Didorong Cepat Beradaptasi dan Berprestasi

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:43 WIB

MPLS Ramah SMPN 2 Sumenep Dimulai, Pendidikan Karakter, Budaya Madura dan Peran Ayah Bersatu Sambut 320 Siswa Baru

Senin, 13 Juli 2026 - 20:39 WIB

KPRI Syariah Al Ikhlas Kemenag Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi, Bukti Koperasi Syariah Mampu Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Senin, 13 Juli 2026 - 20:11 WIB

Lewat Program KBSB TNI, Warga Desa Mandala Sumenep Miliki Akses Aman Jembatan Beton

Senin, 13 Juli 2026 - 18:10 WIB

Edukasi Bela Negara Dikemas Menarik, Yonif TP 931/KJ Sambut 124 Siswa Binar Junior High School Lewat Ketahanan Pangan dan Atraksi Prajurit

Senin, 13 Juli 2026 - 17:41 WIB

GAMAS, Terobosan Menyentuh SDN Pakandangan Sangra: Peran Ayah Jadi Kunci Sukses MPLS

Berita Terbaru