JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suara Mars TNI menggema mengiringi langkah ratusan pelajar saat memasuki Markas Yonif TP 931/KJ, Senin (13/7/2026). Sebanyak 124 siswa dan 16 guru Binar Junior High School mengikuti program Edukasi Bela Negara Melalui Kekuatan Ketahanan Pangan, sebuah kegiatan yang dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Sejak pukul 08.00 WIB, rombongan disambut hangat oleh Komandan Yonif TP 931/KJ, Mayor Inf. Aditya Danang, bersama para prajurit. Penyambutan berlangsung meriah. Para siswa melewati gapura markas diiringi Mars TNI dan yel-yel prajurit yang membangkitkan semangat serta rasa bangga terhadap institusi pertahanan negara.
Memasuki aula, para pelajar disuguhkan penampilan hadrah yang memadukan nuansa religius dan kebangsaan. Suasana kemudian berlanjut dengan pemutaran film serta video profil satuan yang memperkenalkan sejarah, tugas, dan pengabdian Yonif TP 931/KJ kepada bangsa dan negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Puncak kegiatan di dalam aula adalah penyampaian materi wawasan kebangsaan oleh Danyonif TP 931/KJ. Dalam sesi tersebut, para siswa diajak memahami bahwa bela negara bukan hanya diwujudkan dengan mengangkat senjata, tetapi juga melalui disiplin, kepedulian, kerja keras, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin generasi muda memahami bahwa bela negara dimulai dari karakter, kedisiplinan, rasa cinta tanah air, dan kemauan untuk terus berkarya bagi Indonesia.” kata Danyonif Mayor Inf Aditya Danang usai kegiatan kepada media ini.
Usai menerima materi, para siswa diajak menuju lapangan untuk menyaksikan berbagai demonstrasi kemampuan prajurit, mulai dari atraksi PSM, PSHT, hingga boxing. Penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dan tepuk tangan dari seluruh peserta.
Tidak berhenti di situ, para pelajar juga diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan prajurit melalui display pakaian dinas dan alutsista. Kesempatan tersebut dimanfaatkan siswa untuk mengenal lebih dekat perlengkapan yang digunakan TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.
“Melalui pengalaman langsung seperti ini, kami berharap anak-anak memperoleh gambaran nyata tentang profesionalisme prajurit TNI sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai generasi penerus bangsa.” ujarnya.
Rangkaian edukasi kemudian berlanjut menuju kawasan peternakan dan perikanan milik Yonif TP 931/KJ. Di lokasi ini, para siswa melihat secara langsung bagaimana prajurit turut mengembangkan sektor pangan sebagai implementasi program ketahanan pangan nasional.
Selain itu, peserta juga menyaksikan penampilan LDS Drill Baksilan di lapangan depan yang memperlihatkan kekompakan, ketangkasan, serta disiplin tinggi para prajurit dalam setiap gerakan.
“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, kami ingin generasi muda memahami bahwa menjaga ketersediaan pangan juga merupakan bentuk bela negara yang nyata.” tegas Mayor Inf Aditya Danang.
Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta berkumpul di depan aula untuk melaksanakan foto bersama sebagai penutup kunjungan edukatif yang penuh pengalaman dan inspirasi. Tepat pukul 10.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Program ini tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi para siswa, tetapi juga memperlihatkan bahwa markas TNI dapat menjadi ruang edukasi yang terbuka bagi masyarakat. Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, Yonif TP 931/KJ menghadirkan pembelajaran yang memadukan wawasan kebangsaan, penguatan karakter, pengenalan dunia kemiliteran, serta pentingnya ketahanan pangan bagi masa depan Indonesia.
“Kami berharap setelah kembali ke sekolah, para siswa membawa semangat baru untuk belajar, berdisiplin, mencintai tanah air, serta menjadi generasi yang siap berkontribusi bagi bangsa sesuai bidangnya masing-masing.” tandasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh antusiasme. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan TNI dapat membangun karakter generasi muda melalui pengalaman belajar yang inspiratif, menyenangkan, dan bermakna.








