Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Senilai Rp1 Miliar Menjadi Perhatian Publik

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Lembaga BIDIK, Suhannan,

Sekretaris Jenderal Lembaga BIDIK, Suhannan,

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pembangunan gudang bawang merah milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep dengan nilai anggaran sekitar Rp1 miliar menjadi perhatian sejumlah elemen masyarakat.

Proyek tersebut dinilai perlu dievaluasi dari sisi efektivitas dan manfaat jangka panjang bagi petani.

Gudang bawang merah itu dibangun di wilayah Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pihak menilai, di kawasan tersebut sebelumnya telah tersedia fasilitas serupa yang masih dapat dimanfaatkan.

Sekretaris Jenderal Lembaga BIDIK, Suhannan, menyampaikan pandangannya terkait pembangunan gudang baru tersebut.

Baca Juga :  Kabid GTK Disdik Sumenep : 3 M Secara Ketat Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak Didik

Menurutnya, setiap proyek infrastruktur pertanian seharusnya didasarkan pada kajian kebutuhan yang komprehensif agar tepat sasaran.

“Kami melihat di wilayah Rubaru sebelumnya sudah ada gudang bawang merah. Karena itu, perlu penjelasan lebih lanjut mengenai urgensi pembangunan fasilitas baru ini,” kata Suhannan kepada media ini, Selasa (10/02/2026).

Ia juga menyoroti kondisi gudang lama yang dinilai masih cukup layak secara fisik dan lokasi.

Oleh sebab itu, ia berharap pembangunan gudang baru benar-benar memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian, khususnya bagi petani bawang merah.

“Harapannya, pembangunan ini benar-benar berangkat dari kebutuhan di lapangan dan mampu meningkatkan tata kelola pascapanen,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, gudang bawang merah tersebut dibangun di dua lokasi, yakni di Desa Banasare dan Desa Bun Barat, Kecamatan Rubaru. Masing-masing lokasi disebut menyerap anggaran sekitar Rp500 juta.

Baca Juga :  Kapolri Gelar Wayang Kulit "Wahyu Makutharama" Sinergitas TNI-POLRI Semakin Solid

Namun demikian, pemanfaatan gudang tersebut hingga kini dinilai masih perlu dioptimalkan agar keberadaannya dapat dirasakan langsung oleh petani.

“Kami sudah melihat langsung ke lokasi. Fasilitas ini masih perlu didorong agar fungsinya dapat berjalan maksimal,” ujar Suhannan.

Ia menegaskan, Lembaga BIDIK akan terus memantau pemanfaatan gudang tersebut sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah.

Baca Juga :  Korsleting, Ledakan dan Kobaran Api: Mengurai Kronologi Tragis Kebakaran Laundry di Pasar Jengara Paberasan

Selain itu dirinya juga berharap DKPP Sumenep dapat memastikan fasilitas tersebut digunakan sesuai peruntukannya.

“Pengawasan publik penting agar setiap fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat. Kami berharap DKPP dapat menjelaskan dan memastikan pemanfaatannya ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suhannan menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap program pembangunan.

“Setiap kebijakan tentu memiliki tujuan. Yang terpenting adalah memastikan perencanaan dan pelaksanaannya sejalan dengan kebutuhan riil di lapangan,” pungkasnya. (REDJAVA/$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih
Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah
MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi
Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan
Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Belajar Langsung Sistem Pendidikan Malaysia, Bawa Pulang Inspirasi untuk Sekolah di Indonesia
Bapenda Sumenep Berjaya! M. Romli Juara Lomba Terong Perorangan Putra HUT RI Pemkab Sumenep
Temui Kapolresta, KWK Beberkan Ancaman Narkoba dan Judi di Wilayah Kepulauan Sumenep
KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

BERITA TERKAIT

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:50 WIB

MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Belajar Langsung Sistem Pendidikan Malaysia, Bawa Pulang Inspirasi untuk Sekolah di Indonesia

BERITA TERBARU