Gelombang 3,5 Meter Lumpuhkan Jalur Laut Jangkar–Madura, Penyeberangan ke Sumenep Dihentikan Sementara

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang 3,5 Meter Lumpuhkan Jalur Laut Jangkar–Madura, Penyeberangan ke Sumenep Dihentikan Sementara

Gelombang 3,5 Meter Lumpuhkan Jalur Laut Jangkar–Madura, Penyeberangan ke Sumenep Dihentikan Sementara

JAVANETWORK.CO.ID.SITUBONDO – Jalur transportasi laut Pelabuhan Jangkar, Situbondo menuju Madura kembali lumpuh. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur secara resmi menunda sementara seluruh operasional kapal motor penyeberangan rute Jangkar–Sumenep, menyusul cuaca ekstrem yang melanda perairan Laut Sumenep.

Penundaan diberlakukan mulai Sabtu (10/1/2025) dan diperkirakan berlangsung satu hingga dua hari ke depan, sambil menunggu kondisi cuaca dinyatakan aman untuk pelayaran.

Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan (SPPP) Jangkar BPTD Kelas II Jawa Timur, Abdul Hamid, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan faktor keselamatan penumpang dan awak kapal.

“Saat ini kondisi cuaca di perairan Laut Sumenep masih ekstrem, angin kencang disertai gelombang tinggi yang mencapai sekitar 3,5 meter,” kata Abdul Hamid.

Menurutnya, tinggi gelombang tersebut melampaui ambang batas aman bagi kapal motor penyeberangan yang melayani lintasan ke kepulauan Madura.

“Dengan gelombang setinggi itu, risiko pelayaran sangat besar. Karena itu keberangkatan kapal kami tunda demi keselamatan bersama,” ujarnya menegaskan.

Salah satu kapal yang terdampak langsung adalah KMP Dharma Kartika, yang melayani rute Jangkar–Kalianget–Raas, Kabupaten Sumenep. Kapal tersebut seharusnya berlayar pada pukul 08.00 WIB, namun terpaksa tertahan di pelabuhan.

“KMP Dharma Kartika hari ini tidak diberangkatkan karena kondisi laut di jalur Jangkar–Sumenep masih belum memungkinkan,” jelas Abdul Hamid.

Ia menambahkan, penundaan akan terus diberlakukan hingga otoritas pelabuhan memastikan kondisi cuaca benar-benar aman bagi pelayaran.

“Keberangkatan baru akan kami buka kembali setelah ada perbaikan signifikan pada cuaca dan gelombang laut,” katanya.

Meski aktivitas penyeberangan dihentikan sementara, Abdul Hamid memastikan tidak terjadi penumpukan penumpang di Pelabuhan Jangkar. Informasi terkait cuaca ekstrem telah disampaikan lebih awal kepada masyarakat.

“Kami sudah mengumumkan potensi penundaan ini sejak beberapa hari sebelumnya, sehingga situasi di pelabuhan tetap kondusif,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya warga kepulauan di Kabupaten Sumenep, tidak memaksakan perjalanan laut selama cuaca ekstrem masih berlangsung.

“Kami minta masyarakat bersabar dan terus mengikuti informasi resmi dari pelabuhan. Keselamatan jauh lebih penting daripada memaksakan keberangkatan,” pungkas Abdul Hamid. (REDJAVA/$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kepala Bapenda Sumenep Beberkan Peran Pajak Kendaraan dalam Menguatkan PAD
HUT ke-81 RI Jadi Momentum, Pemprov Jatim Bebaskan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus
Kapolresta Sumenep dan Bakesbangpol Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Polisi Sita 10 Botol Arak Bali di Sapeken, Peredaran Miras Dibongkar dari Informasi Warga
Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Bimtek SAK-EP, Perkuat Tata Kelola 50 Koperasi
Dialog Interaktif di RRI Sumenep Bongkar Program Pembebasan Pajak 2026, Satlantas Ajak Warga Manfaatkan Kebijakan
MagangHub Batch I 2026 Resmi Dibuka, Rutan Sumenep Bekali Peserta Disiplin dan Etika Kerja
Gebyar Kemerdekaan Kemenag Sumenep Pecah! ASN Adu Kekompakan, Tawa Warnai Lomba HUT RI

BERITA TERKAIT

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Kepala Bapenda Sumenep Beberkan Peran Pajak Kendaraan dalam Menguatkan PAD

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum, Pemprov Jatim Bebaskan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kapolresta Sumenep dan Bakesbangpol Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Polisi Sita 10 Botol Arak Bali di Sapeken, Peredaran Miras Dibongkar dari Informasi Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Bimtek SAK-EP, Perkuat Tata Kelola 50 Koperasi

BERITA TERBARU