JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah arus perubahan zaman dan tantangan pelayanan publik yang kian kompleks, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep memilih berhenti sejenak untuk menoleh ke belakang. Bukan untuk bernostalgia semata, melainkan merajut kembali nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskan para pendahulu.
Momentum itu terwujud dalam kegiatan Silaturahim Bersama Sesepuh Kemenag Sumenep, yang digelar Kamis (19/12/2025) di Aula I Kantor Kemenag Sumenep, dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tahun 2026.
Sejumlah mantan Kepala Kantor Kemenag Sumenep, para Kepala Seksi (Kasi), serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa) yang telah purna tugas hadir dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Mereka adalah saksi sejarah, sekaligus peletak fondasi perjalanan panjang Kemenag Sumenep dalam melayani umat lintas generasi.

Kehadiran para sesepuh disambut langsung oleh Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, bersama jajaran pimpinan. Percakapan yang terjalin tak sekadar temu kangen, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama tentang makna pengabdian, integritas, dan tanggung jawab moral aparatur negara.
“Silaturahim ini bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap capaian Kemenag hari ini berdiri di atas kerja keras, ketulusan, dan pengabdian para pendahulu. Warisan nilai itulah yang wajib kami jaga dan lanjutkan,” kata Abdul Wasid.
Di usia ke-80 tahun, Kementerian Agama tidak hanya dituntut adaptif terhadap perubahan, tetapi juga konsisten menjaga ruh pelayanan. Melalui silaturahim ini, Kemenag Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus menyalakan obor keteladanan, menjadikan nilai-nilai luhur para sesepuh sebagai kompas moral dalam melayani umat dan bangsa.
Di ruang aula yang sederhana itu, kenangan dirajut, nilai diwariskan, dan pengabdian diteguhkan menjadi pesan kuat bahwa keberlanjutan institusi tak pernah lepas dari penghormatan terhadap sejarahnya. (REDJAVA****)












