Sumenep Ukir Sejarah Budaya Nasional, Lima Warisan Tak Benda Resmi Diakui Negara

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kabupaten Sumenep kembali menegaskan diri sebagai benteng peradaban budaya Nusantara. Pada tahun 2025, pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menetapkan lima Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) asal Sumenep sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

Penetapan tersebut diumumkan dalam agenda Apresiasi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2025 yang digelar di Jakarta. Dari total 514 karya budaya yang ditetapkan secara nasional, Sumenep menjadi salah satu daerah yang mencatatkan kontribusi signifikan.

Adapun lima WBTB yang kini sah menyandang status nasional yakni Kuliner Mentho, Jamasan Keris, Olahraga Tradisional Balbuddi, Tari Tengtere’, dan Tari Gambu. Kelimanya merepresentasikan identitas, nilai sejarah, serta kearifan lokal masyarakat Sumenep yang hidup lintas generasi.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menegaskan, pengakuan negara ini merupakan buah dari kerja panjang dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat.

“Penetapan ini adalah bukti bahwa budaya Sumenep memiliki nilai tinggi dan diakui secara nasional. Ini bukan kerja satu pihak, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, budayawan, seniman, dan masyarakat,” ujar Bupati Fauzi, Selasa (16/12) malam. 

Menurut sosok orang nomor wahid Kabupaten Sumenep, lima WBTB tersebut bukan sekadar simbol budaya, melainkan jati diri masyarakat Sumenep yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Warisan budaya tak benda ini adalah identitas kami. Pengakuan negara ini sekaligus menjadi amanah agar budaya tersebut terus hidup, dijaga, dan diwariskan kepada generasi muda,” katanya.

Lebih jauh, Bupati Fauzi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menjadikan WBTB sebagai fondasi penguatan karakter daerah sekaligus penggerak sektor pariwisata berbasis budaya.

“Kami mendorong agar pelestarian budaya tidak berhenti pada seremoni. Budaya harus menjadi kekuatan ekonomi, menggerakkan pariwisata, dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ketua DPC PDI-P Sumenep itu menekankan pentingnya adaptasi budaya di tengah perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

“Budaya harus tetap relevan dengan dinamika zaman, namun nilai dan ruh tradisinya tidak boleh hilang. Inilah komitmen kami dalam menjaga warisan leluhur Sumenep,” tutup Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dengan pengakuan lima WBTB tersebut, Kabupaten Sumenep semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat kebudayaan penting di Jawa Timur. Prestasi ini sekaligus menegaskan peran aktif daerah dalam menjaga keberagaman dan keberlanjutan warisan budaya Indonesia di tingkat nasional. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Halalbihalal Bapenda Sumenep Perkuat Soliditas Menuju Peningkatan PAD 2026

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU