JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar Istighasah Malam Jumat Legi di Pendopo Agung, Kamis malam (04/12/2025).
Kegiatan religius ini dihadiri jamaah, dipimpin langsung oleh Gus Mang dan Jamaah K. Bushtomi, dengan rangkaian pembacaan Surat Yasin, Tahlil, Manaqib, dan Sholawat Nariyah 4444.
Acara ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Sumenep yang digelar setiap malam Jumat Legi sebagai bentuk ikhtiar spiritual demi keselamatan dan ketenteraman daerah.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH., MH., dalam sambutannya menegaskan bahwa istighasah ini bukan hanya tradisi, tetapi komitmen moral pemerintah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Kami menjadikan istighasah ini sebagai ruang bersama untuk memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat Sumenep,” ujar KH. Imam Hasyim.
Sosok orang nomor dua di Kabupaten Sumenep itu juga menekankan bahwa doa tawassul kepada para Sultan, Bindere Saod, serta para leluhur merupakan bagian dari penghormatan sejarah dan identitas kultural Kabupaten Sumenep.
“Para leluhur telah mewariskan ketenangan, peradaban, dan keberkahan. Melalui doa, kita merawat jejak kebaikan itu,” ungkapnya.
Rangkaian doa yang dipanjatkan malam itu diharapkan membawa keberkahan, ketenteraman, serta perlindungan bagi seluruh masyarakat Sumenep dari berbagai musibah.
“Kami memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Sumenep selalu berada dalam suasana damai, tentram, dan dijauhkan dari segala mara bahaya,” tutup KH. Imam Hasyim.
Istighasah yang berlangsung khidmat tersebut menciptakan suasana religius yang kuat, mempererat hubungan spiritual antara pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten berkomitmen menjadikan agenda ini sebagai pilar doa kolektif demi masa depan Sumenep yang aman dan diberkahi. (REDJAVA****)













