Perkuat Pendidikan Akhlak, Pemkab Sumenep Beri Tunjangan dan Perlindungan BPJS bagi Guru Ngaji

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Pendidikan Akhlak, Pemkab Sumenep Beri Tunjangan dan Perlindungan BPJS bagi Guru Ngaji

Perkuat Pendidikan Akhlak, Pemkab Sumenep Beri Tunjangan dan Perlindungan BPJS bagi Guru Ngaji

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat dasar dengan menyalurkan Tunjangan Kehormatan Guru Ngaji 2025. Program ini menjadi bentuk apresiasi nyata pemerintah daerah terhadap peran guru ngaji yang selama ini menjadi fondasi pembentukan karakter masyarakat.

Penyerahan tunjangan berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (14/11/2025), dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Dalam sambutannya, Bupati menempatkan guru ngaji sebagai figur sentral yang menjaga moralitas generasi muda.

“Guru ngaji bukan hanya mengajarkan Al-Qur’an. Mereka menanamkan kejujuran, disiplin, dan budi pekerti yang menjadi dasar pembentukan karakter anak-anak kita,” kata Bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menekankan bahwa proses pendidikan moral yang dilakukan guru ngaji berlangsung secara konsisten dan sering kali dilakukan tanpa pamrih.

Baca Juga :  Ikuti Lomba Masak Mie Goreng Pimpinan OPD, Kepala Bapenda Sumenep Sebut Pentingnya Kebersamaan dan Semangat Gotong Royong

“Saya melihat sendiri bagaimana para guru ngaji bekerja dengan keikhlasan, mendampingi anak-anak kita agar tumbuh dengan karakter yang kuat. Dedikasi itu patut kita hargai,” tambahnya.

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, Bupati menegaskan pentingnya memperkuat posisi guru ngaji di masyarakat.

“Ketika para guru ngaji kita perhatikan, sesungguhnya kita sedang merawat masa depan generasi. Pendidikan moral harus berjalan seiring dengan perkembangan zaman,” tegas Bupati.

Pada tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Sumenep menetapkan 1.225 guru ngaji dari 27 kecamatan sebagai penerima tunjangan kehormatan. Program tersebut dibiayai melalui APBD 2025 dengan mekanisme hibah kepada LPTQ Sumenep.

Baca Juga :  Berikut Pesan Babinsa Koramil Ambunten Saat Program Masuk Dapur Warga

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumenep, Kamiluddin, menjelaskan bahwa total anggaran yang disediakan mencapai Rp 1,47 miliar. Setiap guru ngaji menerima Rp 1,2 juta, yang disalurkan melalui BPRS Bhakti Sumekar.

“Program ini bukan hanya memberikan dukungan ekonomi, tetapi juga penghargaan atas peran penting guru ngaji dalam membangun kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan,” ujar Kamiluddin.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memberikan bantuan tunjangan, namun juga memastikan perlindungan jangka panjang bagi para guru ngaji.

“Tahun ini seluruh penerima sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Ini komitmen kami untuk memberikan perlindungan sosial yang layak,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap program tunjangan kehormatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan agama di tingkat masyarakat. Pemerintah menilai bahwa guru ngaji merupakan bagian penting dalam ekosistem pendidikan karakter, yang kehadirannya perlu mendapatkan dukungan penuh.

Baca Juga :  Beli Narkoba Urunan, Pemuda Desa Paberasan Diciduk Polsek Bluto

Melalui program tersebut, Pemkab Sumenep berupaya memastikan bahwa proses pembinaan akhlak tidak tergerus oleh perkembangan zaman, tetapi justru semakin kokoh dengan dukungan kebijakan yang berpihak pada para pendidik agama. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi
FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak
HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan
Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati
Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut
Breaking News: Lahan Terbakar di Bluto Sumenep, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Gong Kemerdekaan Ditabuh, Rutan Sumenep Resmi Buka Pekan Olahraga dan Seni
Disdik Sumenep Tampil Perkasa, Pertahankan Gelar Juara I Tenis Meja HUT RI ke-81

BERITA TERKAIT

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:16 WIB

FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:40 WIB

HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut

BERITA TERBARU