Perpustakaan ITS Jadi Episentrum Literasi Energi, Jurnalis Sumenep Belajar dari Dekat

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perpustakaan ITS Jadi Episentrum Literasi Energi, Jurnalis Sumenep Belajar dari Dekat

Perpustakaan ITS Jadi Episentrum Literasi Energi, Jurnalis Sumenep Belajar dari Dekat

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kini tampil dengan wajah baru. Tak lagi sekadar ruang baca, perpustakaan ini telah berevolusi menjadi pusat literasi energi dan riset teknologi yang menghubungkan kampus, industri, dan masyarakat.

Momentum itu dirasakan langsung oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat melakukan kunjungan ke ITS dalam agenda media visit ke Migas Corner ITS bersama SKK Migas Jabanusa, Senin (3/11/2025).

Bagi para jurnalis, pengalaman menjelajahi perpustakaan ITS bukan sekadar wisata kampus. Mereka melihat secara nyata bagaimana pengetahuan dikelola, dikembangkan, dan diterjemahkan menjadi inovasi energi yang berdampak ekonomi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perpustakaan ITS kini menjadi simpul penting dalam ekosistem riset energi nasional. Koleksi literaturnya mencakup sektor minyak dan gas (migas), energi terbarukan, hingga rekayasa lingkungan, yang disusun secara tematik untuk mendukung riset lintas disiplin.

Baca Juga :  Dispusip Sumenep Gairahkan Literasi Pelajar, Perpusling Jadi Magnet di Pekan Literasi SMAN 1

“Perpustakaan adalah jantung universitas. Di sini bukan hanya buku yang bicara, tapi gagasan yang tumbuh dan berjejaring,” ujar Dr. Ir. Machsus, perwakilan Rektor ITS, saat mendampingi rombongan media.

Menurutnya, perpustakaan menjadi pondasi penting bagi ITS dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang memahami teknologi sekaligus memiliki kesadaran energi.

“Tanpa literasi yang kuat, sulit bagi sektor migas dan energi nasional untuk tumbuh berkelanjutan,” tambahnya.

Perpustakaan ITS juga memiliki ruang digital interaktif yang memuat database penelitian migas nasional dan global, video pembelajaran, serta sistem katalog terbuka. Infrastruktur pengetahuan ini menjadi embrio lahirnya Migas Corner ITS, yang kemudian dikembangkan bersama SKK Migas sebagai pusat edukasi energi terintegrasi.

Baca Juga :  Longsor di Bondowoso Putus Akses 2 Desa

“Perpustakaan seperti ini adalah ruang pertemuan antara ilmu dan praktik. Kami ingin mahasiswa dan jurnalis memahami proses hulu migas bukan hanya di lapangan, tapi juga melalui basis pengetahuan yang kuat,” kata Anggono Mahendrawan, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa.

Anggono menilai kolaborasi antara ITS dan SKK Migas merupakan langkah strategis dalam memperkuat literasi energi nasional.

“Literasi adalah pintu pertama menuju kemandirian energi. Dari perpustakaan inilah kesadaran itu bisa ditanamkan,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, para jurnalis diajak menelusuri area riset, ruang multimedia, dan co-working space mahasiswa. Lingkungan akademik yang terbuka, modern, dan kolaboratif menciptakan kesan kuat tentang bagaimana kampus teknologi berperan dalam memperluas wawasan energi nasional.

Kunjungan diakhiri dengan dialog santai antara akademisi, praktisi energi, dan jurnalis. Suasana yang cair melahirkan satu pandangan bersama: literasi energi harus menjadi gerakan nasional.

Baca Juga :  Penuh Khidmat, Kapolres Sumenep Gelar Sholat Idul Fitri dan Halal Bihalal Bersama Keluarga Besar Polres Sumenep

“Kami melihat ITS bukan hanya kampus teknologi, tapi juga pusat pembelajaran publik yang hidup. Banyak hal yang bisa kami bawa pulang untuk menginspirasi masyarakat Madura,” kata Rifqiyadi, jurnalis Nalarpos.id.

Kolaborasi ITS dan SKK Migas melalui Migas Corner menunjukkan bahwa literasi dan inovasi tidak bisa dipisahkan dalam strategi pembangunan energi nasional.

Perpustakaan ITS menjadi bukti bahwa investasi terbesar bangsa adalah pada pengetahuan bukan sekadar sumber daya alam, tetapi juga sumber daya manusia yang memahami makna energi berkelanjutan.

Dengan memperkuat literasi, kampus seperti ITS berperan sebagai katalisator menuju kemandirian energi dan ekonomi pengetahuan (knowledge-based economy) di Indonesia. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan
Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong
Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi
HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur
Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan
Pengajian Maulid Nabi di Raas Dipadati Warga, Jadi Momentum Kebersamaan dan Penutupan KKN
Polsek Pasongsongan Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu, Operasi Tumpas Semeru 2026 Berbuah Penindakan
HUT RI ke-81, Warga BTN Sumenep Kobarkan Api Persaudaraan Lewat Pawai dan Gotong Royong

BERITA TERKAIT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:24 WIB

HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan

BERITA TERBARU