Penemuan Mayat Bayi di Areal Pemakaman Gegerkan Warga Sumenep

- Redaksi

Selasa, 29 Agustus 2023 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi Penemuan Mayat Bayi Berjenis Kelamin Perempuan oleh Tenaga Medis Puskesmas Pragaan di Desa Larangan Perreng di Kecamatan Pragaan

Evakuasi Penemuan Mayat Bayi Berjenis Kelamin Perempuan oleh Tenaga Medis Puskesmas Pragaan di Desa Larangan Perreng di Kecamatan Pragaan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Warga Dusun Kerrem, Desa Larangan Perreng Kecamatan Pragaan Sumenep, digemparkan dengan penemuan bayi yang dibuang dalam kondisi sudah meninggal dan terkubur beberapa waktu lalu.

Menurut keterangan rilis Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S, SH mengatakan penemuan bayi itu berawal saat pemilik tanah bernama Addul menemukan adanya gundukan tanah baru.

Kemudi dirinya mencurigai gundukan tanah baru tersebut dan melakukan penggalian untuk mencari tahu apa yang ada di dalam tanah tersebut.

“Setelah dibongkar ternyata ditemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuannya,” kata AKP Widiarti, pada keterangan rilisnya, Selasa (29/08/2023).

Sebelumnya pemilik lahan pemakaman Addul curiga karena tidak ada pemberitahuan orang meninggal dan akan dikebumikan di lokasi pemakaman lahan miliknya.

Baca Juga :  Dalam Sehari, Damkar Sumenep Tangani Evakuasi Genset dan Dua Kebakaran di Tiga Kecamatan

“Jenis kelamin bayi itu perempuan dan ditemukan pertama kali oleh Addul di tanah miliknya yang digunakan untuk pemakaman umum, pada hari Senin (28/08/2023),” terang AKP Widiarti.

Dia kemudian mengajak sejumlah kerabatnya untuk mengecek gundukan tanah baru dan membongkarnya. Ketika ditemukan mayat bayi itu dibungkus kain menyerupai sobekan rok sekolah warna putih.

Baca Juga :  Atas Pencapaian RJ Tertinggi di Madura, Kejari Sumenep Terima Penghargaan Kajati Jatim

“Kasus ini masih proses penyelidikan anggota Polsek Prenduan dan Satreskrim Polres Sumenep. Dan pelaku pembuangan sekaligus pengubur bayi itu dalam pencarian,” pungkasnya.

Sesuai hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Pragaan Kabupaten Sumenep, mayat bayi perempuan itu kuat diduga hubungan terlarang dan dipaksa lahir dengan usia kandungan sekitar enam bulan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan
Satlantas Polresta Sumenep Gandeng TVRI, Hadirkan Informasi Lalu Lintas Aktual untuk Masyarakat
Semarak Lomba Kemerdekaan Persit Yonif TP 931/KJ, Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Penuh Keceriaan
Kaki Palsu dan Kursi Roda Jadi Jalan Baru, Bakti TNI AD Bawa Harapan untuk Warga Sumenep
Tak Hanya Penegakan Hukum, Kapolsek Bluto Perkuat Silaturahmi dan Pembenahan Lingkungan di Desa Aengdake
FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak
HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan
Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati

BERITA TERKAIT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Gandeng TVRI, Hadirkan Informasi Lalu Lintas Aktual untuk Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Semarak Lomba Kemerdekaan Persit Yonif TP 931/KJ, Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Penuh Keceriaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Kaki Palsu dan Kursi Roda Jadi Jalan Baru, Bakti TNI AD Bawa Harapan untuk Warga Sumenep

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Tak Hanya Penegakan Hukum, Kapolsek Bluto Perkuat Silaturahmi dan Pembenahan Lingkungan di Desa Aengdake

BERITA TERBARU