903 Suara Hati dari Pasongsongan: Petisi Rakyat Lawan Tuduhan untuk Kamsih

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

903 Suara Hati dari Pasongsongan: Petisi Rakyat Lawan Tuduhan untuk Kamsih

903 Suara Hati dari Pasongsongan: Petisi Rakyat Lawan Tuduhan untuk Kamsih

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana Pengadilan Negeri Sumenep mendadak bergemuruh. Bukan oleh suara palu hakim, bukan pula karena sidang sengit. Tapi karena langkah serempak ratusan warga Desa Pasongsongan yang datang membawa satu pesan: keadilan harus bicara jujur.

Hari itu, Selasa (5/8), 903 tandatangan dibentangkan dalam bentuk petisi. Bukan sekadar lembaran kertas, melainkan jeritan nurani kolektif warga yang merasa suara mereka telah disalahpahami.

Tuduhan terhadap seorang pria yang mereka anggap sebagai sosok baik di tengah masyarakat Kamsih bin Wapin mendorong mereka melawan arus.

Kamsih saat ini tengah menjalani proses hukum atas dugaan persetubuhan terhadap anak tirinya. Dalam ruang sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan bahwa kasus ini telah menimbulkan keresahan publik di Desa Pasongsongan.

“Kami tidak resah. Kami terluka karena orang baik kami dituduh tanpa dasar yang kami yakini,” kata Ilyas, salah satu tokoh masyarakat yang berdiri di barisan depan saat menyampaikan petisi itu.

Menurutnya, Kamsih selama ini dikenal sebagai pribadi yang tenang, sopan, dan tidak pernah berbuat onar. Justru tuduhan yang kini menimpanya dinilai janggal dan memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Rotasi Polri, Kapolda Sulteng bersama 4 PJU dan 2 Kapolres Bergeser

“Saya pribadi dan banyak warga lainnya tidak percaya ia melakukan perbuatan keji itu. Kami ingin menyuarakan kebenaran. Kami tidak akan diam saat nama baik warga kami dicemarkan tanpa bukti yang kami pahami,” tambahnya.

Petisi tersebut telah diketahui dan mendapat dukungan moral dari Kepala Desa Pasongsongan, menunjukkan bahwa ini bukan gerakan spontan tanpa arah melainkan bentuk solidaritas sosial yang kuat dan tertata.

Baca Juga :  Pesta Budaya Terbesar di Pulau Garam, MEC 2025 Siap Guncang Sumenep

Kedatangan warga bukan untuk mengintervensi hukum, melainkan untuk mengingatkan: keadilan bukan hanya soal pasal dan bukti formal, tetapi juga soal nurani, reputasi, dan integritas sosial yang telah terbangun puluhan tahun.

Mereka memohon kepada majelis hakim agar memutus perkara ini dengan hati bersih dan kepala jernih, tanpa tekanan, dan semata-mata berdasarkan fakta yang dapat diuji secara objektif.

“Kami hanya ingin Kamsih dibebaskan jika memang tidak bersalah. Biarkan hukum bicara, tapi jangan bungkam suara rakyat,” pungkas Ilyas. (REDJAVA****) 

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan
Satlantas Polresta Sumenep Gandeng TVRI, Hadirkan Informasi Lalu Lintas Aktual untuk Masyarakat
Semarak Lomba Kemerdekaan Persit Yonif TP 931/KJ, Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Penuh Keceriaan
Kaki Palsu dan Kursi Roda Jadi Jalan Baru, Bakti TNI AD Bawa Harapan untuk Warga Sumenep

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERBARU